Masjid Raya Medan

Solo Backpaker di Medan : Wisata Religi, Kuliner Sampai Sejarah

Mungkin bagi kamu sudah tak asing lagi dengan Kota Medan. Medan yang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia ini memang menjadi destinasi wisata yang tak boleh dipandang sebelah mata. Sebagai kota terbesar di Sumatra tentu Medan mempunyai segudang daya tarik bagi wisatawan.

Bagi kamu orang Medan atau Sumatra Utara yang biasa jika mudik melewati Medan terlebih dahulu. Tak ada salahnya kamu menjelajahi medan dalam sehari atau hanya 8 jam. Sebelum pulang ke kampung seperti saya dari Jakart ke Sibuhuan (Padang Lawas), Yuk Intip catatan perjalanan dari ngayap.com berikut ini.

1. Sebagai Ummat Muslim, Mesjid Raya Medan (Masjid Raya Al Mashun) Wajib Dikunjungi dan Mendekatkan Diri Kepada Sang Khaliq.

Salah satu ikon kota Medan adalah masjid Raya Al Mahsun atau yang lebih populer dengan masjid raya medan. Mulailah perjalanan kamu dari sini di pagi hari. Suasana pagi yang tenang, lengang dan sunyi sangat cocok untuk menelusuri masjid ini.

Masjid Raya Medan
Masjid Raya Medan

Jika matahari semakin terik, gak ada salahnya kamu melaksanakan sholat dhuha khususnya ummat muslim. Berdoa lah di masjid ini dan meminta khusuk supaya semua keinginan kamu terkabulkan.

2. Tak Jauh Dari Masjid Raya Medan, Kamu Bisa Berjalan Kaki ke Istana Maimun, Sejarah Kota Medan dan Deli Tertulis Apik Disini.

Setelah puas dengan menikmati keindahan masjid raya medan, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan waktu kurang lebih 7 menit untuk menelusuri sejarah kota medan dan deli yang tertulis apik melalui peninggalan sejarah Istana Maimun.Kamu akan disguhkan dengan kemegahan istana Kesultanan Deli dengan arsitektur bergaya Melayu, Timur tengah, Spanyol, India dan Italia.

Istana Maimun Medan

Istana yang di dominasi warga kuning keemasan ini memang selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Jadi kamu bisa juga mendapat teman baru atau hanya sekedar mengobrol sesama wisatawan.

3. Tjong A Fie Mansion, Bangunan Dengan Pintu Seribu Mengukir Yang Apik Budaya Tiongkok, Bukti Bahwa Kota Medan Memang Penuh Budaya dan Sejarah.

Setelah puas dengan Istana Maimun, tak ada salahnya kamu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki kurang lebih 20 menit menuju Tjong A Fie Mension, karena memang saya sengaja backpaker di Medan saya lebih banyak menggunakan jalan kaki daripada menggunakan kenderaan.

Museum Tjong A Fie Medan

Tjong A Fie Mansion menjadi destinasi wisata wajib bagi kamu pecinta budaya tiogkok. Tempat wisata di Medan ini merupakan sebuah museum yang dulunya adalah bangunan rumah milik saudagar Tionghoa terkemuka bernama Tjong A Fie. Pada tahun 2009, rumah ini secara resmi dijadikan sebagai museum dan pengelolaannya dilakukan oleh keturunan Tjong A Fie.

4. Perut Mulai Lapar dan Keroncongan, Saatnya Melipir ke Merdeka Walk Medan, Pusat Kuliner Anak Muda Medan Kawan!

Karena keadaan perut yang semakin lapar, tak jauh dari museum Tjong A Fie. Saya berjalan meunju merdeka walk medan yang merupakan tempat kuliner di Medan dan tempat nongkrongnya anak-anak medan. Jadi disana kamu hanya melihat kebanyakan muda-mudi yang sedang asyik santap siang.

Salah satu kafe di merdek walk medan

Berbagai retso dan kafe yang menyajikan masakan tradisional maupun western dan berbagai negara lain dengan mudah kamu bisa makan disini. Kamu tinggal pilih resto yang sesuai dengan seleramu.

5. Oh Iya Hampir Lupakan, Dari Jakarta ke Medan Lebih Baik Menggunakan Jalur Udara, Karena Lebih Cepat dan Tentu Saja Waktumu Tak Terbuang Sia-Sia di Jalan.

Sakin asyiknya menjelajahi kota Medan dalam sehari, saya hampir lupa memberi tahu. Bahwa saya dari Jakarta ke Medan menggunakan penerbangan pagi hari hari supaya langusng bisa eksplore kota medan dan malam hari bisa langsung naik travel lagi ke kampung halaman.

Untuk tiket pesawat Jakarta Medan sebenarnya sangat banyak, karena memang Medan menjadi salah satu destinasi tujuan wisata juga dengan Danau Tobanya. Biasanya saya menggunakan aplikasi pegipegi.com untuk mencari tiket atau bisa juga langsung di webnya di https://www.pegipegi.com Karena caranya sangat mudah dan gampang, gak percaya?

Pegipegi.com

Pertama, Kamu tentu saja sudah daftar dan download aplikasinya di play store kemudian masuk dengan email dan pasword jika sudah mempunyai akun dan bagi kamu yang belum langsung daftar saja.

Kedua, Setelah log in, kamu bisa langsung cari tiket pesawat, pilih tanggal keberangkatan, pemberangkatan, tujuan pemberangkatan, data diri dan lainnya.

Ketiga, Setelah kamu yakin dengan data-data semua pesananmu, kamu juga akan dipastikan kembali mengenai datanya. Kemudian langsung memlih jenis pembayaran, apakah melalu bank, mini mart.

Keempat, Jika sudah bayar, kamu akan mendapatkan informasi bahwa tiket sudah dibayar dan tiket juga di email, yang bisa digunakan untuk check in di Bandara. Dan lanjut dah travling dengan bahagia.

6. Graha Maria Annai Velangkanni, Gambaran Nyata Akulturasi Budaya Indonesia dan Mogul.

Ingin menyaksikan langsung bentuk nyata dari toleransi dan akulturasi budaya di kota Medan, silahkan kunjungi gereja Graha Maria Annai Velangkanni. Kamu akan melihat bangunan dengan sentuhan Hindu yang digunakan beribadah oleh umat Katholik. Nuansanya, adem banget!

Graha Maria

Meski menjadi tempat ibadah, gereja ini terbuka untuk siapa pun. Bahkan, karena keunikan bentuk arsitektural dan nilai budaya yang diusung, pihak pengelola tidak berkeberatan menyebut gereja ini sebagai salah satu tujuan wisata di Medan. Tapi ingat, berwisata di sini, tetap saling menghormati dan menjaga toleransi, ya!

Nah, itulah pengalaman saya ketika mengunjungi medan. Jadi jika kamu ingin ke Medan dengan berbagai destinasi wisatanya, bisa bangat kan? Cek langsung saja tiket pesawat jakarta Medan.

2 Replies to “Solo Backpaker di Medan : Wisata Religi, Kuliner Sampai Sejarah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *