Catatan Perjalanan : Menjelajahi Magelang, Kota Seribu Bunga Nan Menawan

Pernahkah kamu mendapatkan pertanyaan di Manakah letak Candi Borobudur? Bagi kamu yang menjawab Yogyakarta, mungkin kamu kurang piknik karena Candi Borobudur berada di Magelang, meskipun candi ini lebih mudah di akses dari Yogyakarta tetapi secara geografis Candi Borobudur berada di kabupaten Magelang.

Meski Magelang tidak sepopuler Yogaykarta, tetapi masalah destinasi traveling di Magelang tak kalah dengan kota Yogyakarta. Memang magelang tidak punya pantai seperti yogyakarta, tetapi magelang punya puncak ketep yang tidak di miliki Yogyakarta.

Nah, buat kamu yang kurang mengenal dengan kota seribu bunga ini. Kamu bisa menjadikan destinasi yang saya kunjungi berikut sebagai acuan mu untuk menjadwalkan travelingmu kesini. Jadi sekali seumur hidup, kamu harus menjajal Magelang.

1.Tak Perlu Mengejar Sunrise di Punthuk Setumbu, Menikmati Punthuk Setumbu di Tengah Hari Juga Asyik kok

Bagi kamu pecinta sunrise tentu punthuk setumbu sudah menjadi destinasimu jika traveling di magelang. Tapi bagi kamu yang tidak bisa menikmatinya dengan sunrise, tenang saja pemandangan di siang hari puthuk ini tak kalah menarik.

Puntuk Setumbu Magelang

Untuk mencapai punthuk ini tidak begitu sulit karena sudah ada petunjuk yang sudah jelas dan jalanan yang sudah bagus. Tapi kamu harus berjuang manaiki anak tangga supaya kamu bisa mencapai tempat terindah di puntuhk ini.

2. Meski Tak Semegah Candi Borobudur, Konon Candi Mendut Lebih Tua dan Bertuah dari Borobudur  

Yap, namanya candi Mendut. Memang tak semegah Candi Borobudur dan terkesan tidak ada yang mengunjunginya karena tidak begitu menarik. Tapi sayangnya, banyak yang tidak tahu, jika candi mendut ini juga tidak kalah mempesona dengan Borobudur.

Candi Mendut

Candi yang dibangun pada tahun 824 Masehi ini memiliki luas keseluruhan 13,7 x 13,7 meter dan berbentuk segiempat dan atap bertingkatnya dihiasi stupa kecil. Dengan ketinggian 26,4 meter dan berdiri diatas kaki setinggi 3,7 meter membuat Candi Mendut tampak anggun dan megah dari kejauhan.

3.  Gagahnya Sang Merapi Bisa Kamu Saksikan Lewat Gardu Pandang Ketep Pass

Pemandangan gagahnya Gunung Merapi yang disaput langit biru di pagi hari juga bisa kamu temukan di Ketep Pass. Letaknya di Kecamatan Sawangan, sekitar 21 km dari Mungkid, ibukota Kabupaten Magelang. Melangkahlah ke Gardu Pandang yang berada di ketinggian 120 mdpl, kamu akan disambut panorama Gunung Merapi dan Merbabu serta hamparan hijau di lerengnya.

Ketep Pas Magelang

Selain menikmati pemandangan yang melenakan, kamu juga bisa menambah wawasanmu tentang Merapi dan aktivitasnya di Museum Vulkanologi yang masih terletak di kawasan ini. Ada juga pelataran Panca Arga di mana kamu bisa memandang lima gunung sekaligus, yaitu Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan Slamet. (http://www.hipwee.com)

4. Jangan Ngaku Anak Kekinian Magelang Dah, Jika Ke Hutan Pinus Top Selfie Kragilan Belum Kamu Sambangi

Satu lagi destinasi yang harus kamu kunjungi jika sedang bertandang ke kota harapan ini. Hutan pinus Top Selfie Kragilan memang sempat menjadi hits dan menjadikannya sebagai destinasi yang harus kamu kunjungi.

Hutan Pinus Keragilan

Barisan pinus langsung menyambutmu ketika mengunjunginya dan tak lupa beberapa spot menarik yang ada disini kamu harus coba, seperti top selfie, rumah pohon atau hammockan. Dari segi fasilitas, hutan pinus ini sadah sangat nyaman dan gratis.

5. Memanjakan Diri di Air Terjun Kedung Khayang dengan Pesona Bebatuan Nan Besar

Bagi kamu pecinta yang adem-adem dan segar, meluncurlah ke Air Terjun Kedung Khayang. Untuk menuju air terjun ini tidak begitu sulit dan mudah di akses. Untuk mencapai air terjun ini dari posko (pembelian tiket) dapat dilalui dengan dua cara.

Air Terjun Kedung Kayang Magelang

Cara yang pertama lewat atas dan tidak disarankan karena kamu hanya bisa melihat air terjun dari atas tanpa menikmatinya (kami nyasar keatas), jadi pilihlah jalur yang ke arah bawah. Meski penuh perjuangan, hasil yang akan kamu dapatkan tak sia-sia.

6. Perjuangan Yang Melelahkan Ke Punthuk Sukmojoyo, Tapi Asoy Benar dan Ketagihan

Punthuk Sukmojoyo memang sudah sangat hit bagi kalangan traveler yang mencintai adventure. Untuk menuju kesana diperlukan nyali dan waktu yang cukup. Jalan yang tidak begitu bnayak petunjuk arah mengharuskan banyak tanya.

Tapi setelah sampai di Punthuk ini, sejauh mata memandang kamu akan ditawarkan keindahan alam yang tiada tara, jika kamu kesini siang hari, hijaunya pegunungan dan sejuknya udaranya tentu bonus yang kamu dapatkan. Tapi bagi kamu pecinta sunrise, kamu juga harus mencoba kesini dan yakinlah fhoto kamu akan menjadi hits di intagrammu.

7. Setelah Puas Dengan Punthuk Sukmojoyo, Ngadem Sebentar di Air Terjun Watuploso

Awalnya gue sendiri ragu dengan air terjun ini, meski debit airnya tidak terlalu besar dengan air terjun bertingkat tiga namun pengunjung air terjun ini sangatlah minim. Tapi jangan khaawatir, masalah pemandangan tidak begitu membosankan kok.

Air Terjun Watupoloso

Kamu bisa istrahat sejenak sambil memulihkan tenagamu untuk eskplore magelang selanjutnya. Jalanan yang terjal dan sudah baek dapat menguran lemak-lemak yang ada di dalam tubuhmu. Selain mendapatkan pemandangan yang segar, kamu juga olahraga tanpa perlu fitness alias gratis.

8. Tak Lengkap Rasanya, Jika Ke Magelang Tanpa Ke Borobudur, Bak Nikah tanpa Kawin

Bagi sebagian besar traveler, jika ke magelang tentu harus ke borobudur tapi itu hanya berlaku bagi yang pertama sekali. Jika kamu sudah sering kesini, kamu bisa mencari alternatif lain wisata  magelang.

Memang candi borobudur selalu menawarkan keindahan bagi pengunjungnya, saya sendiri sudah ketiga kalinya kesini dan tak pernah bosan.

9. Tutup Liburanmu Dengan Bertandang ke Alun-Alun Kota Magelang

Tak lengkap rasanya, jika ke magelang tanpa bertandang ke Alun-alun kota magelang. Alun-alun ini sering dijadikan anak muda magelang sebagai tempat nongkrong yang asyik. Disini juga kamu dengan mudah menemukan makanan yang sangat enak dan tentu dengan harga yang cukup terjangkau.

Biaya – Biaya Selama Traveling di Magelang

1. Tiket Kereta Jakarta – Jogja Rp. 220.000,-
2. Gojek dari Kos ke Stasiun Rp. 40.000,-
3. Transjogja Rp. 3.500,-
4. Bis Jogja Magelang Rp. 10.000,-
5. Sarapan Pagi Rp. 15.000,-
6. Bensin Rp. 20.000,- (Hari Pertama)
7. Tiket Punthuk Setunbu dan Parkir Rp. 32.000,- Per 2 Orang
8. Makan siang Rp. 35.000,- per 2 orang
9. Tiket Candi Mendut Rp. 7.000,- Per 2 Orang
10. Bensin Hari ke Dua Rp. 20.000,-
11. Parkir dan Toliet Hutan Pinus Kragilan Rp. 5.000,-
12. Tiket dan Parkir Ketep Pass Rp. 15.000,-
13. Makan Siang di Ketep Pass Rp. 49.000,- per 2 orang
14. Tiket Kedung Khayang dan Parkir Rp.12.000,-
15. Jajan di hari ke dua Rp. 30.000,-
16. Makan Malam Rp. 15.000,-
17. Bensin Hari ke 3 Rp. 20.000,-
18. Makan Siang dan Jajan Rp. 30.000,-
19. Parkir Punthuk Sukmojoyo dan Sumbangan Suka Rela Rp. 10.000,-
20. Parkir Air Terjun Watuploso Rp. 5.000,-
21. Makan Malam Rp. 50.000,-
22. Tiket Kereta Jogja – JKT Rp. 105.000,- (hangus)
23. Tiket Bus Temanggung – Jkt Rp. 130.000,- Per Orang
24. Bensin Eksplore Temanggung Rp. 25.000,-
25. Makan di Temanggung Rp. 50.000,-
26. Tiket Masuk Borobudur Rp. 60.000,- 2 orang + Parkir Rp. 5.000,- 
26. Biaya Penginapan Free ( Di sponsor oleh Ibu Kos yang baek dan teman yang baek)

3 Replies to “Catatan Perjalanan : Menjelajahi Magelang, Kota Seribu Bunga Nan Menawan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *