smart camp gunung luhur

Berpetualang Seru dan Camping Ceria di Smart Camp Gunung Luhur Bogor

Bagi kamu yang hobby mendaki gunung tentu saja camping di atas ketinggian dengan udara yang sejuk menjadi pilihan. Apalagi kamu yang tinggal di Jawa Tengah, karena banyak Gunung yang gagah dan mempesona menjadi penyangga pulau Jawa ini. Sebut saja Gunung Sindoro dan kembarannya Gunung Sumbing. Berbeda dengan kami yang tinggal di Jakarta, apalagi sedang dalam situasi virus begini.

Demi kerinduan yang tak terbalas untuk menggapai syahdunya kabut tipis di puncak gunung. Akhirnya kami pun memilih camping dengan pemandangan pegunungan dan udara yang sejuk. Tentu saja Bogor menjadi tempat yang tepat dan dekat dari Ibukota. Salah satunya adalah Smart Camp Gunung Luhur.

Macetnya Jakarta Menuju Bogor Sudah Hal yang Biasa, Namun Selalu Ada Cerita Seru di Balik Sebuah Perjalanan Bukan?

Untuk mencapai smart camp Gunung Luhur dibutuhkan perjuangan yang tak kalah menguras kesabaran. Macetnya perjalanan di menuju Bogor di weekend memang sudah menjadi hal yang biasa. Setelah melewati macetnya toll dan memutar arah menuju jalan pintas, tetap saja macet tak bisa dihindari.

Makan-makan serasa di kampung.

Terlepas dari macet, nyatanya jalanan menuju smart camp gunung luhur ini sangat terjal dan hanya jalanan bebatuan. Namun semua akan terbayar tuntas dengan pemandangan yang apik di pinggir jalanan. Sesekali mobil yang kami kendarai harus beristirahat karena jalanan yang terjal berselimut bebatuan kasar. Hingga akhirnya kami sampai di perumahan warga di atas ketinggian 1000 mdpl lebih.

Suasana Khas Kampung Tanpa Banyak Bermain Ponsel Menjadikan Lokasi Smart Camp Gunung Luhur Lokasi yang Nyaman.

Setelah perjalanan yang memakan waktu atau sekitar kurang lebih 5 jam, akhirnya kami sampai di sebuah kampung yang penuh arif. Kebetulan kami sampai menjelang magrib dan akhirnya memilih sholat magrib di sebuah mosholla yang ada di desa ketinggian ini. Suasana khas pedesaan dan ditambah dinginnya angin dari kebun teh membuat hati menjadi tenang dan adem.

Sama persis suasana waktu saya kecil di kampung, ketika selesai sholat maghrib para orang tua mengaji di sebuah ruangan di samping masjid. Begitu juga dengan di desa ini, rasanya aku ingin tinggal disini selama seminggu. Setelah sholat kami langsung menyapa warga setempat untuk sekadar bertanya lokasi camping tersebut sekalin membeli jajanan. Dan ternyata jalanannya tidak begitu jauh lagi, dan kami juga harus berjalan kaki di tengah malam dengan penerangan seadanya.

Mendirikan Tenda Di Malam Hari, Ditemani Tatapan-Tatapan Kuntilanak dan Hantu Lainnya, Ini Pengalaman yang Tak Bisa Dilupakan.

Setelah berjalan menuju camping area, ternyata tidak ada satu orang pun yang sedang berkunjung kesini. Itu artinya hanya rombongan kami, yang terdiri dari 5 orang. Setelah istirahat sejenak, lalu kami mulai mendirikan tenda. Namun parahnya lagi, kami ketinggalan sebagian barang kami di mobil, sehingga 2 orang harus turun terlebih dahulu mengambilnya.

Hasil perjuanagan mendirikan tenda ditemani kuntilanak

Dan tinggallah saya, andi dan zifta mendirikan tenda. Mulutnya zifta memang kadang tak bisa di atur. Dia sering kali mengatakan bahwa ada kuntilanak yang sedang melihat kita dan menunjukkan arahnya lagi. (Zifta memang bisa melihat makhluk dari beda dunia). Sudah beberapa kali saya juga memberitahukan, ceritanya di skip saja. Namun dia terus saja mengatakannya, mungkin karena dia sebenarnya tak nyaman juga dengan penampakan tersebut. Sedangkan andi hanya diam saja, dan ternyata andi juga adalah seorang indigo. Wassalam lah.

Hingga akhirnya tenda kami sudah berdiri dibawah pepohonan dan teman kami yang lainnya datang. Kami pun menghabiskan malam dengan memanggang ayam, makan snack yang kamu bawa serta ada yang bermain gitar dan menyanyi.

Menjelang Pagi Hari, Suasana Dingin dan Sejuknya Smart Camp Area Gunung Luhur Membuat Kami Malas Untuk Bangun.

Sebenarnya niat awal kami, di pagi hari kami ingin melakukan pendakian menuju puncak luhur. Di jam 3 sampai 4 saya selalu terbangun dan bahkan semalaman juga tidak bisa begitu tidur nyenyak. Ketika saya bangun, saya mendengarkan langkah kaki segerombolan orang untuk mendaki menuju puncak gunung luhur. Namun untuk mengintip dari tenda saya tak berani sama sekali. Dan memilih bermain hanphone sampai pagi, karena memang sinyal sangat baik disini.

Pendakian Gunung Luhur

Hingga akhirnya pagi menjelang, kami pun mulai eksplore kebun teh yang ada di depan mata. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung luhur. Tapi selama perjalanan yang sudah sampai 1 jam lebih, kami tidak menemukan pendaki lainnya dan bekas langkah pendaki yang baru. Tak ada tanda-tanda bahwa ada orang yang mendaki dalam waktu dekat di Gunung ini.

Karena kami tidak membawa bekal apapun selama pendakin menuju gunung luhur, setelah sampai di sebuah camping area (datar dan bisa memuat banyak tenda) akhirnya kami memilih turun, karena memang tidak ada bekal yang kami bawa. Hanya pakai sandal dan baju saja, tak ada minum atau pun makanan.

Menghabiskan Waktu dan Memanggang Ayam di Pagi Hari, Ditemani Udara Sejuknya Kawasan Smart Camp Gunung Luhur.

Kebun Teh di Smart Camp Gunung Luhur

Setelah turun dari gunung luhur, kami pun memutuskan untuk memanggang ayam lagi lalu makan. Setelah itu kami menikmati udara sejuk dengan pemanangan gunung gede dan pangrango. Dan tak lupa juga keliling-keliling kebun teh yang luas ini.

Lokasi dan Cara Menuju Smart Camp Gunung Luhur.

Gunung Luhur Smart Camp terletak di pegunungan Kawasan Puncak, Bogor yang tidak jauh dari Ibukota Jakarta. Perkemahan ini tepatnya terletak di Kampung Cikoneng, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Untuk menuju ke lokasi

Gunung Luhur Smart Camp, dari arah Bogor Anda dapat melalui Jalan Raya Puncak-Cianjur menuju ke Puncak Pas. Sekitar 1,8 km setelah Masjid Atta’awun Puncak (dari arah Bogor), Anda berbelok ke kiri di Perkebunan Teh Ciliwung (PT. SSBP). Dari gerbang Perkebunan Teh Ciliwung ini Anda kemudian dapat melewati jalan perkebunan teh sepanjang sekitar 4,8 km untuk kemudian tiba di lokasi Gunung Luhur Smart Camp.

Biaya-Biaya Menuju Smart Camp Gunung Luhur.

Kami berlima menghabiskan sekitar Rp. 1 Juta selama sehari samalam. Sudah termasuk tiket masuk, toll, bensin dan makanan ringan lainnya.

One Reply to “Berpetualang Seru dan Camping Ceria di Smart Camp Gunung Luhur Bogor”

  1. Jadi rame dong ngecamp nya Mas, karena ditemenin Mbak Kunti dan para demit lainnya. 🤣

    Pemandangan kebun teh dengan latar gunungnya cakep Mas. Keren…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *