Destinasi wisata ciwidey

Biker Travel : Sebuah Catatan Perjalanan Menyusuri Keindahan Alam Wisata Ciwidey

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar-Rahman [55] )

Tentang nikmat Tuhan memang sungguh bertebaran di muka bumi ini yang tak bisa dibantahkan. Salah satunya adalah tentang keindahan alam yang sangat cantik dan memukau, bahkan tak sadar sering terucap Masyaallah ketika melihat keindahan ciptaannya. Salah satunya adalah destinasi wisata Ciwidey.

Kali ini saya dan zifta melakukan sebuah perjalanan menuju Ciwidey dengan menggunakan sepeda motor. Perjalanan yang melelahkan selama 2 hari semalam terbayar dengan keindahan alam yang memanjakan. Kejadian demi kejadian yang membuat bahagia selalu datang silih berganti. Simak yuk, catatan perjalanan dari ngayap.com berikut ketika eksplore ciwidey.

Sebuah Kosan di Tanjung Priuk Menjadi Saksi Bisu Perjalanan Ini, Perjalanan Menuju Wisata Ciwidey Penuh Destinasi dan Keseruan yang Tak Ternilai Dengan Rupiah.

Tepat jam 4 pagi, si zifta sudah datang di gerbang kosan. Awalnya memang rencananya kami akan berangkat jam 4 pagi, namun ditunda menjadi jam 4.30 karena suara muadzin sebentar lagi berkumandang karena memang kosan saya dekat dengam masjid.

Percakapan kami memang selalu seru dan tak pernah kehabisan ide. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk menunaikan shalat Subuh dulu di Masjid supaya perjalanan ini lebih tenang dan bahagia. Dan perjalananpun di mulai dengan ucapan bismillah dan doa.

Jakarta – Purwakarta – Subang, Sepanjang Perjalanan Penuh Dengan Kebahagian. Hingga Akhirnya Kebun Teh Subang Nan Hijau Menjadi Tempat Istirahat.

Perjalanan menggunakan motor memang lebih dinamis dibandingkan dengan kenderaan lainnya. Sepanjang perjalanan yang masih sepi membuat jalanan lancar. Udara yang segar serta dinginnya pagi sesekali menusuk kalbu. Tak terasa waktu berlalu, hingga akhirnya saya terpukau dengan keanggunan purwakarta. Sebuah kota kecil yang sejuk dengan khas wayang dan lampion bertebaran sepanjang perjalanan.

Suasana pagi purwakarta

Roda motor terus melaju tiada henti, jam berlalu begitu saja hingga akhirnya kami memutuskan untuk melewati arah subang dibanding langsung menuju bandung. Karena menurut zifta jalanan dari Subang lebih sepi dan banyak destinasi yang bisa memanjakan mata. Tak salah memang, hingga akhirnya kami bertemu dengan hamparan kebun teh di Subang.

Kebun Teh Ciater Subang

Sambil menikmati hamparan kebun teh yang luas dan menyegarkan mata, kamu juga bisa menikmati suasana yang syahdu khas hutan Subang yang sejuk dan tentunya bisa menenangkan pikiran. Kebun teh Ciater sangat dikenal oleh para pelancong yang melakukan rekreasi di kawasan Subang dan sekitarnya. Kawasan kebun teh Ciater berada di tepi Jalan Raya Bandung – Subang yang mulai beroperasi pada tahun 1937.

Memasuki Kawasan Lembang, Hutan Pinus Cikole Resort Menjadi Tempat Memulihkan Tenaga Sejenak.

Tak terasa, roda mootor pun kembali melaju dengan kencang. Bebarapa kali kami melihat destinasi yang baru, namun karena tujuan utama adalah camping di Ciwidey sehingga kami sering menghiraukannya. Hingga pada akhirnya mata memandang melotot, sebuah hutan pinus yang sangat ramai di kunjungi membuat kami penasaran.

Hutan pinus

Sebenarnya kami sudah melewatinya, tapi karena sangat ramai akhirnya kami memutar arah sejenak, dan sekalian kami istirahat karena memang sudah mulai lelah. Di sini juga tersedia Resort yang dikelola oleh Perhutani berada di Jl Raya Tangkuban Perahu Lembang, tak jauh dari pintu masuk Tangkuban Perahu dan berada di jalur utama Lembang-Ciater-Subang yang mudah diakses darimanapun terlebih dengan dibukanya tol Cikapali. Segera terhirup harum pinus dari lingkungan sekitar.

Tak Terasa sudah mau menjelang siang, perjalanan pun tetap kami lanjutkan menuju lembang sekalian untuk, dan kami makan siang di farm hause lembang.

Tak terasa perut mulai keroncongan karena kami memang belum makan siang, hanya makan cemilan. Dan tujuan makan siang kali ini adalah farm haouse lembang. Sebagai salah satu tempat wisata lembang baru, Farm house Lembang mulai beroperasi sekitar tahun 2015. Tempat wisata di Bandung biasanya terbantu naik oleh medsos, terutama facebook dan instagram. Tampaknya tempat ini memaksimalkan banget hal ini.

Farm House Lembang

Setelah memarkirkan motor, kami langsung menuju farm house untuk keliling sejenak, mulai dari menikmati love park dan yang lainnya. Sebenarnya wisata ini kurang cocok dengan pecinta alam seperti kami, tapi karena tujuannya memang makan siang dan penasaran. Jadilah kami penikmat wisata selfie ini.

Perut kenyang dan menjalan ibdah sholat, kamu pun melanjutkan perjalanana menuju ciwidey. Bukannya langsung ke Ciwidey malah nyasar 2 jam lebih di Bandung, Ah.. Setiap perjalanan memang sunggung mengesankan bukan?

Ranca Upas, Bumi Perkemahan Indah di Tanah Pasundan

Setelah menemukan jalan yang benar dan berkat GPS yang mulai bersahabat, akhirnya kami melanjutkan perjalanan lagi menuju Ranca upas. Udara dingin selalu menemani perjalananan ini, matahari pun sudah tak sudi lagi memberikan cahayanya. Hanya cahaya lampu motor dan cahaya bulan yang setia bersama kami.

Hingga pada akhirnya, kami pun sampi di ranca upas sekitar jam 8 malam. Dan buru-buru mendirikan tenda untuk mengistirahatkan badan yang telah lelah. Malam berlalu begitu syahdu, karan semalaman suntuk ada saja musik dari tenda sebelah dan api unggun dari anak-anak pramuka.

Hingga pada akhirnya, mata pun mulai tak bersahabat dan perlahan terlelap. Hingga pada akhirnya pagi mulai menyapa. Hawa di sekitar Bumi Perkemahan Ranca Upas terasa sangat sejuk. Maklum saja, lokasi ini berada di ketinggian 1700 meter di atas permukaan laut. Selain itu suasananya juga cukup tenang dan nyaman, meski kawasan ini termasuk lokasi perkemahan favorit warga Bandung.

Pesona Memikat di Setiap Sudutnya

Keseruan di Ranca Upas tak berhenti, setelah menikmati suasana malam bersama sahabat. Ketika pagi menjelang kami pun disuguhkan pemandangan menakjubkan, Sang Mentari yang tampak malu-malu mulai menyinari muka bumi ini.

Hamparan rerumputan hijau di sekitar bumi perkemahan terasa nyaman diinjak meski tanpa menggunakan alas kaki. Sejauh mata memandang terlihat pegunungan indah berbalut kabut tipis manja. Semilir angin sejuk pagi benar-benar menenangkan hati.

Destinasi wisata ciwidey
Destinasi wisata ciwidey

Bumi Perkemahan Ranca Upas sungguh lokasi pas untuk meninggalkan jejak-jejak pekerjaan yang membuat stress. Bisa juga untuk sekedar mengisi otak dengan pemandangan dan pengalaman baru.

Indahnya Kebun Teh Ranca Bali

Setelah puas menikmati suasana alam yang khas di Ranca Upas, kami langsung tancap gas menuju Perkebunan Teh Ranca Bali yang sangat tersohor akan keindahannya. Hanya butuh waktu sekitar lima menit untuk sampai. Jalanannya sudah diaspal halus.ย Selain itu udaranya juga sejuk.

Sepanjang perjalananan, kami disuguhi panorama luas Kebun Teh Ranca Bali. Kalian bisa menjelajah jalur setapak yang tertata rapi antara batang teh. Paduan eloknya hamparan hijau daun teh dan kabut tipis hasilkan pemandangan dengan keindahan tak terbantahkan.

Situ Patenggang, Tempat Terbaik Untuk Menata Hati yang Galau, Hehehe.

Setelah packing dan membongkar tenda, kami pun melanjutkan perjalanan menuju situ patenggang. Letak tempat wisata situ patenggang sendiri memang amat menarik. Terletak di dataran tinggi dan dikelilingi oleh perkebunan teh yang indah serta danau yang mistis dan kisah romantis.

Nama situ patenggang disebutkan berasal dari kata pateang-teang ( saling mencari) . Seperti biasa, legenda ini bersangkut-paut dengan hubungan cinta . Disebutkan dua orang titisan dewa bernama raden Santang dan dewi rengganis yang terpisahkan sekian lama.

Mereka pun kemudian saling mencari, dan akhirnya bertemu di tempat yang sekarang bernama batu cinta . Dewi Rengganis kemudian mengajukan permohonan untuk dibuatkan danau dan perahu untuk mereka berlayar. Perahu inilah yang kemudian menjadi pulau di tengah situ patenggang.

Akhirnya Kami Menutup Liburan Ke Kawah Putih Ciwidey, Sah Sudah Liburan Ciwidey Dengan Bahagia.

Puas dengan situ patenggang, kami pun melanjutkan perjalanan menuju kawa putih ciwidey. Dimulai dari naik mobil sampai juga dengan akhirnya di gerbang ciwidey. Dan kami pun langsung menuju kawah putih, dengan menurunin anak tangga dan bau belerang yang khas.

Pepohanan yang ranggas serta warna kawah yang eksotis menjadi salah satu daya tarik bagi traveler.

Jadi wisata ciwidey ini sungguh sangat luar biasa, dan sangat instagramble? Jadi kapan ke ciwidey?

5 Replies to “Biker Travel : Sebuah Catatan Perjalanan Menyusuri Keindahan Alam Wisata Ciwidey”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *