Gunung Batu Jonggol

Gunung Batu Jonggol, Pesona Alam Penuh Dengan Perjuangan

203 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Dring, suara hape berdering menandakan ada sebuah panggilan telepon yang tak bisa dijawab karena memang masih jam kerja. Biasanya jika jam kerja Hape saya selalu lebih banyak di dalam laci atau tas, apalagi sedang sibuk-sibuknya.

Setelah di buka ternyata ada chat masuk dari teman yang tinggal di Aceh dan ingin menghabiskan waktu liburan di daerah Jakarta, mulai dari ingin mengeksplore Gunung, Air Terjun dan tentunya wisata Mall yang ada di Jakarta.

Chat yang Panjang, Akhirnya Dia Berangkat Dari Aceh Menggunakan Bus Putra Pelangi Aceh Ke Medan, Di Lanjutkan Pesawat Ke Jakarta.

Sebelum berangkat ke Jakarta, dia menggunakan transportasi darat terlebih dahulu ke Medan karena memang masih ada urusan pribadi di Medan. Dengan perjalananan sejauh itu berat rasanya untuk mengggunakan transportasi darat, tapi setiap orang mempunyai cara menikmati perjalanan sendiri. Bukankah sejatinya setiap perjalanan akan mendatangkan pengalaman dan teman baru?

Bus Putra Pelangi Aceh

Mungkin itulah salah satu alasannya menggunakan Bus Putra Pelangi Aceh. Tapi memang di zaman sekarang, menggunakan bus dalam perjalananan jauh juga sangat menguntungkan dan penuh cerita yang akan di cerikatakan kepada sahabat atau pun anak cucuk kita kelak. Naik Bus itu gak seribet dan secapek yang dibayangkan karena bus zaman sekarang sudah sangat bagus dan nyaman. Sama halnya dengan Bus Putra Pelangi Aceh ini yang sudah terkenal dengan pelayanan yang baik.

Medan – Jakarta – Bogor, Ini Lah Perjalanan yang Melelahkan Dan Syah Untuk di Ceritkan Kepada Anak Cucu Kelak.

Dari medan menuju jakarta dia menggunakan transportasi udara dan kemudian kami melanjutkan perjalananan menuju Bogor dengan menggunakan motor. Karena memang perjalananan menggunakan motor selalu mempu memberikan kesan yang lebih mendalam.

Perjalananan sepanjang kurang lebih 2 Jam 30 menit nyatanya tak membuat kami bosan karena selama perjalanan kami selalu bercerita tentang perjalanananya dia menggunakan Bus Putra Pelangi Aceh menuju Medan sampai dengan akhirnya di Jakarta. Dan tak lupa juga menikmati pemandangan selama perjalanan sungguh indah, suasana khas pedesaan di Jonggol, Bogor dan udara yang sejuk juga menjadikan perjalanan ini semakin asyik dan tenang.

Akhirnya Kami Sampai di Parkiran Untuk Memulai Pendakian Santai Menuju Gunung Jonggil, Gunung Dengan Ketinggian 875 MDPL.

Setelah sampai di Parkiran akhirnya kami istirahat sebentar, sholat dan dilanjutkan perjalanan menuju pos pendakian. Tapi sayangnya, hujan selalu menemani perjalanan sehingga kami harus menunggu reda hujan lebih dari 2 jam di posko atau lebih tepatnya tempat beritrirahata para pendakin untuk melanjutkan pendakian.

Hingga pada akhinrya hujan pun mulai reda perlahan demi perlahan, kami pun mulai melanjutkan perjalanan dengan santai.

Pos Awal – Menuju Camping Area – 30 Menit.

Dari pos awal perjalanan dimulai dengan jalanan yang mendatar, kemudian dilanjutkan dengan menurun sedikit melewati jalan yang berair. Setelah itu baru perjalananan menanjak pun du mulai. Dari tanjakan yang kecil, curah hingga ditemani bebatuan dan rerumputan saja. Tak ada jalananan yang datar sama sekali untuk mencapai puncak Gunung Jonggol.

Menuju Camping Area

Meski tergolong tidak tinggi, hanya setinggi 875 MDPL boleh dikatakan untuk menuju gunung ini sungguh penuh perjuangan. Untungnya selama perjalanan pemandangan selalu indah, semakin tinggi pun semakin menjulang pula kegagahan gunung Pangrango, Salak di sudut lain dari Bogor.

Setelah kaki mulai capek, akhinrya kami pun istrirahat sejenaka atau sekitar 5 menit untuk mneikmati pemandangan dari ketinggian, melihat keindahan bogor dari puncak.Oh iya disini juga ada orang yang mendirikan tenda untuk camping karena memang sangat cocok untuk camping. Dan mungkin inilah satu-satunya tempat camping, kamu cukup membayar sebesar Rp. 20.000 per malam untuk bisa camping disini.

Camping Area – Puncak Gunung Batu – 20 Menit Dengan Jalanan Terjal.

Dari camping area, sudah tidak ada lagi jalanan yang datar. Bahkan jalanan semakin curam dengan tingkat kemiringan 70-85 derajat. Jalanana yang becek dan jarang batu membuat medannya semakin sulit di lalui. Untungnya ada tali yang sudah di siapkan para pendaki untuk melewati jalur yang tergolong ektrim ini.

Jalanana menuju puncak Gunung Jonggol

Semakin menuju puncak semakin curam pula jalan yang dilewati bahkan di pinggi kiri kanan hanya ada jurang. Jika kaki salah langkah siap-siap kita akan disambut oleh jurang.

Ini Lah Dia Puncak Gunung Jonggol, Dengan Ketinggian 875 MDPL Sang Bendera Merah Putih Berkibar Dengan Gagah.

Akhinrya kami sampai juga puncak gunung jonggol dengan ketinggian 875 MDPL, kami menikmati setiap jengkap puncak yang mempunyai lokasi foto yang sedikit tapi untungnya hanya kami saja yang di puncak. Sebelum pada akhirnya, 15 menit kemudian ada yang datang ke puncak lagi.

Puncak Gunung Batu Jonggol

Tapi sayangnya setelah merka baru sampai sekitar 3 menit. Kabut langsung menghantam, badai tipis-tipis pun menjadi teman di puncak. Hingga akhirnya kami memutuskan untuk turun karena takut kabut semakin gelap.

Bagi saya ini salah satu perjalananan menuju puncak gunung yang tidak membawa cerriel tapi tracknya sungguh menantang. Tak sia-sia teman saya dari Aceh dengan menggunakan Bus Putra Pelangi Aceh menuju Medan kemudian dilanjutkan ke Jakarta – Bogor. Jadi kapan kamu menaikai Bus Purta Pelangi Aceh dan Gunung Jonggol?

2 Replies to “Gunung Batu Jonggol, Pesona Alam Penuh Dengan Perjuangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IBX5A924A2977604