Curug Bidadari dan Batu Ampar, Pesona Keindahan Alam di Gunung Menir

Curug Bidadari

183 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Dari hujan aku belajar bahasa air bagaimana berkali-kali jatuh tanpa sedikitpun mengeluh pada takdir.

Iya, sejatinya setiap perjalanan yang dilakukan akan membawa manfaat dalam hidup ini. Seperti ketika traveling dengan destinasi air terjun, dari sana kamu bisa belajar tentang bahasa air. Tentang dia terjatuh berkali-kali tapi tidak mengeluh pada suatu takdir sekali pun. Begitulah arti perjalanan ke Curug Bidadari dan Curug Batu Ampar kali ini yang berlokasi di Bogor.

Bogor memang tak pernah akan habis untuk diulas, khususnya kawasan wisata curugnya. Setelah pada penghujung tahun 2017, Curug Kiara menjadi destinasi curug yang paling  populer di kunjungi dan menjadi objek foto para travel selebgram bogor yang paling hits. Tapi sebenarnya, di kawasan ini masih ada curug lainnya yaitu Curug Bidadari, Curug Batu Ampar dan Curug Curug Susun lainnya.

Namun sayangnya, ketiga curug tersebut sering di abaikan karena lokasinya yang cukup terjal dibandingkan dengan curug kiara. Belum lagi untuk menuju curug tersebut, dari curug kiara kita harus tracking kurang lebih 20 menit dengan jalanan yang menanjak kemudian menurun.

Nah, kali ini ngayap.com eksplore curug Bidadari dan Curug Batu Ampar bersama komunitas pecinta fotografi backpaker Jakarta atau yang lebih terkenal BPJ KF (jika gak salah, hehe). Perjalanan yang dimulai dari meeting point di Bogor dan dilanjutkan menyewa angkot menuju lokasi.

Menapaki Bebatuan Hutan Alami Menjadi Teman Perjalanan Kali Ini, Selain Seorang Model dan Beberapa Fotografer dari Komunitas Backpaker Jakarta.

Selama perjalanan menuju desa ciasihan kami saling mengobrol untuk lebih akrab, mendengarkan cerita perjalanan mereka memang sungguh berbeda dengan perjalanan yang saya alami selama ini. Dan beberapa kali mereka membagikan informasi tentang tehnik foto.

View this post on Instagram

Al Baqarah Ayat 74 ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. Lok : Curug Bidadari, Pamijahan, Bogor, Indonesia. #travelling #travels #indotravellers #travel #traveler #ayodolan #ayojalanjalan #ayopiknik #piknik #eksplorenusantara #eksploreindonesia #eksplorebogor #pesonaindonesia_id #pesonaindonesia #pesonabogor #pesonanusantara #pesonajawabarat #genpi #genpijabar #kelilingindonesia #thisisindonesia #like4likes #like4follow #likelike #likers #follow4followback #follow4like #followersindonesia #followers

A post shared by Idris Shikamaru (@idrisshikamaru) on

Kejadian yang tidak diinginkan dan selalu membuat hati bahagia adalah naik turun angkot gara-gara tidak kuat menanjak. Dan singkat cerita, kami sampai di kawasan ciasihan kemudian melanjutkan perjalanan menuju curug kiara karena memang akan melakukan pemotretan disini.

Karena sebelumnya saya sudah pernah ke Curug Kiara, saya dan teman memutuskan untuk berpisah dan memilih menuju curug bidadari dan curug Batu Ampar.

Curug Bidadari, Lukisan Sang Maha Pencipta yang Penuh Pesona di Bawah Langit Dengan Penuh Kesejukan Abadi.

Curug Bidadari biasanya sudah identik dengan curug bidadari yang ada di sentul yang sudah sangat tersohor. Tapi sebenarnya ada juga curug Bidadari di kawasan gunung menir dan tidak jauh dari curug Kiara. Dari curug kiara kamu bisa berjalan kaki kurang lebih 20 menit dengan jalanan menanjak, datar sedikit dan kemudian menurun.

Curug Bidadari Bogor
Curug Bidadari Bogor

Setelah kaki melangkah dengan pasti, suara air yang mengalir dari curug bidadari akan membuatmu semakin terpesona. Dengan ketinggian kurang lebih 5  meter, bebatuan yang besar serta hutan alami di pinggir curug membuatnya semakin ciamik. Belum lagi, sepotong kayu yang tabah jatuh ke curug menjadikan curug ini semakin ciamik.

Curug Batu Ampar, Kesejukan Hakiki Ciptaan Sang Ilahi yang Harus di Nikmati Dengan Rasa Syukur.

Setelah puas bermain air dan menikmati suasana curug bidadari. Kami pun bergegas tracking kembali menuju curug batu ampar. Jarak antara kedua curug ini tidak begitu jauh, diperkirakan hanya membutuhkan waktu 7 menit, yang dimulai dengan mendaki kemudian menurun tanah yang berbentuk anak tangga dan cukup licin.

Curug Batu Ampar
Curug Batu Ampar

Memasuki kawasan ini, aliran air akan menyambutmu dengan gemericik syahdu. Kamu bisa melangkahkan kaki diatas bebatuan menuju curug utama batu ampar yang mengalir deras dengan debit air yang cukup banyak. Memang tidak begitu tinggi, tapi suasana alam khas gunung dengan udara segar menjadi bonus utama curug ini.

Curug batu ampar diperkirakan hanya setinggi tiga sampai empat meter dengan kolam alami yang cukup luas untuk berenang. Namun, dinginnya air membuat tubuh cepat menggigil. Kelebihan dari curug ini adalah sepi pengunjung karena hampir semua pengunjung hanya berwisata ke curug kiara.

Berikut video perjalanan saya menuju Curug Bidadari dan Curug Batu Ampar :

Jangan lupa di SUBCRIBE ya, tunggu perjalanan NGAYAP.com selanjutnya.

Biaya-Biaya Menuju Curug Bidadari dan Curug Batu Ampar.

  1. Parkir Motor di Stasiun Rp. 8.000
  2. Tiket KRL Jakarta Bogor Rp. 10.000,-
  3. Share Cost Rp. 70.000,-
  4. Tiket masuk kawasan Gunung Bunder Rp. 13.000,- (seharusnya jangan lewat sini)
  5. Tiket masuk kawasan Curug Kiara, Bidadari dan Batu Ampar Rp. 20.000,-
  6. Makan siang Rp. 15.000,- Makan malam Rp. 13.000,- dan Jajanan Rp. 25.000,-

20 thoughts on “Curug Bidadari dan Batu Ampar, Pesona Keindahan Alam di Gunung Menir

  1. curug bidadarii, air terjunnya berasa dingin sampai sini pas liat gambarnya menyejukkan hatii.. jadi pengen main kesana, tapi takut kepeleset maklum uda mak emak heeee

  2. Tempatnya kok oke yaaaaa. Ketemu bidadari kah di situ?
    Semoga tempat itu tetap lestari, gak ada yg buang sampah sembarangan atau bawa pilok coret2 batu. Semoga ya Allah. Sedih kalo tempat wisata bagus gini jadi kumuh karena ulah orang2 gak bertanggung jawab.

  3. Kalo angkot aja harus naik turunkan penumpang, jadi bisa disimpulkan lokasi curugnya medannya benar2 menantang nih.
    Namun akan terbayarkan dgn indahnya pemandangan dan segarnya air curug.

  4. Itu penumpang angkotnya mungkin pada kelebihan BB. Coba kalau yang naik BBnya seperti saya, bisa jadi tidak naik-turun angkot.
    Hehehe…., Bercanda ya.

  5. Kok jadi pengen foto kayak gitu juga di air air terjun yang ada di sini ya 😀 di sini, di Ende maksudnya hehehe. Btw daftar harganya menurut saya masih murah dibanding pemandangan alam yang memesona dan pengalaman/kepuasan berada di situ.

  6. Keren air terjunnya terasa seger dan nyess..
    Di daerah Batu juga banyak wisata air terjun. Terakhir ke wisata air terjun waktu masih sekolah .

  7. Oh, curug Bidadari ini yang video di Youtubenya Idris udah kukomentarin ya ?.
    Keren air terjunnya, Idris …
    Di foto juga di video sama kerennya.

    Kalau di musim penghujan, lebih baik tingkatin waspada liburan di air terjun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *