Nasi Goreng Jangkung, Jajanan Malam Penunda Perut Lapar

Nasi Goreng Mas Jangkung

1,065 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Nasi goreng merupakan salah satu makanan yang sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Makanan yang sangat mudah ditemukan di berbagai restoran yang mahal sampai dengan di pojokan gang diperkotaan. Nasi goreng  juga sangat mudah dimasak oleh siapa saja  dengan berbagai macam cara dan kombinasinya.

Bukan Hanya Rasanaya yang Enak, Keramahanan Penjual Nasi Goreng Ini Sangat Kental Dengan Ngapaknya.

Nasi goreng jangkung ini sangat berbeda dengan nasi goreng lainnya. Meski hanya menjajakannya di kaki lima, untuk masalah rasa tak perlu diragukan lagi karena sangat enak. Begitu juga dengan sikap ramah mas jangkung dengan bahasa yang sangat unik yaitu bahasa ngapak cilacap.

Mas Agus adalah nama asli dari penjual nasi goreng di cibubur ini atau para pelanggan memanggilnya dengan Mas Jangkung. Nama ini melekat kepadanya bukan karena si-penjualnya tinggi atau jangkung karena tingginya masih standar orang asia saja (165-170 cm) melainkan  karena dia berjualan dipertigaan gang pak jangkung.

Nasi Goreng Mas Jangkung
Nasi Goreng Mas Jangkung

Sebagai salah satu pelanggan setia dari nasi goreng mas jangkung ini. Saya sering menjumpai pelanggan dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan bawah yang setia menunggu olahan masakan nya dan memesan porsi banyak karena hanya sekedar untuk makan makan bersama keluarga. Dan ada juga  dari kalangan tokoh papan atas dan sesekali artis FTV dan bintang iklan.

Bukan Hanya Nasi Goreng, Menu Lainnya Juga Sungguh Menggoyang Lidah.

Memang menu utama dari Mas Jangkung adalah Nasi Goreng namun masih ada loh menu lainnya seperti  kwetiau dan mie goreng. Berbagai jenis toping juga tersedia seperti  toping telor ceplok secara terpisah, sosis dan bakso. Pelanggan silih berganti dari penjuru cibubur yang datang untuk sekedar makan ditempat dan membungkusnya.

Dari rasa memang sudah tidak diragukan lagi berani bersaing dengan pedagang nasi goreng lainnya,dari yang berkelas restoran atau pun hanya pedagang keliling saja. Bisa dibilang harga cukup terjangkau tidak mengikuti kurs dollar pada saat ini. Rp 13000,. Lah ya harga /porsi. Bisa dipesan secara via whatsup jika mempunyai nomernya dan juga bisa dipesan jika membutuhkan porsi banyak.

Berawal dari Gerobak Dorong Dari Kampung ke Kampung Hingga Keluar Masuk Komplek.

Awalanya Mas Jangkung menjajakan nasi gorengnya dengan gerobak dorong masuk kampung keluar kampung hingga masuk komplek keluar komplek. Tidak lelah dengan perjuangannya meski harus berkeliling ditengah senyapnya kota cibubur disaat larut malam demi menyelamatkan perut-perut lapar dan demi pundi pundi rupiah untuk menghidupi keluarga kecilnya yang berada dikampung halaman.

Hingga perjuangannya kini mulai menampakkan hasil yang memuaskan karena sekarang dia sudah berjualan menetap dan mempunyai pelanggan setia. Sejatinya setiap perjuangan dengan usaha yang keras serta doa yang khusuk akan dikabulkan oleh Allah. Bukankah Allah sudah jelas berfirman dalam salah satu ayat-Nya bahwa tidak akan berubah nasib suatu ummat kecuali ummat itu sendiri yang mengubahnya.

Nasi Goreng  Mas Jangkung, Penunda Lapar Saat Malam Melanda.

Oh iyaa sekedar info nasi goreng jangkung ini hanya buka dari jam 7  malam bada isya sampai jam 1 malam saja tapi jangan khawatir dia buka setiap hari lho meskipun itu tanggal merah sekalipun. Hanya hari besar saja baru dia tidak dagang dan jika ada kepentingan keluarga baru deh dia tidak dagang.

Semoga nasi goreng jangkung yang berlokasi dicibubur ini menjadi tambah ramai pelanggan,semakin berjaya dan menjadi salah satu kuliner yang sangat apik untuk mengobati pelipur lapar perut para pemburu makanan ditengah malam.

25 thoughts on “Nasi Goreng Jangkung, Jajanan Malam Penunda Perut Lapar

  1. Nasi goreng adalah pelipur lara bagi sekian banyak orang yang mngidamkannya ehh pelipur laparrr. Di malang nasgor seharga Rp. 8000 dan bakmie nya Rp. 9000……

  2. Wah perjuangannya sungguh luar biasa. Semangat untuk bermandiri dalam berwirasausaha kuat sekali. Patut ditiru nih. Harganya sama dengan dikampung saya ya, masih standarlah.

  3. Perjuangan keras yg akhirnya membuahkan hasil, diawali dari keliling kampung2 sampai akhirnya dikenal dan mempunyai banyak pelanggan….sangat menginspirasi.

  4. liat dari tampilannya kayanya nasi goreng jangkung ini sangat mengunggah selera makan ya kak,, apalagi kalau dimakan malam2.. semua emang butuh proses yaaa sampai punya pelanggann setia.. Semoga nasi goreng jangkung semakin laku dan sukses disana ya kak

  5. Wah nama kang nasi gorengnya kayak nama suami saya. Suami saya pun jago bikin nasgor. Suruh jualan aja apa yak? hihihi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *