#BukaInspirasi : Ojek Online, Profesi Sampingan Penambah Rezeki dan Sahabat

Ojek Online

975 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

#Bukainspirasi Ojek Online – Di zaman yang serba modern dan digital sekarang ini, sudah tidak heran lagi dengan adanya aplikasi yang berbasis online. Sebut saja e-commerce sampai dengan angkutan berbasis online. Bahkan salah satu yang bisa mengurangi jumlah pengangguran dengan angka fantastis adalah Transportasi Online.

Berbagai jenis transportasi online yang sungguh membantu para pencari nafkah adalah Go-Jek, Go-Car, Grabbike dan Grab Car. Mungkin masih banyak transportasi online lainnya, tapi yang paling dominan adalah mereka. Melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan bebarapa pihak yang mem #BukaInspirasi kepada saya dan orang-orang diluar sana, khususnya untuk Go-Jek.

Dua Tahun Jadi Driver Ojek Online, Bukan Hanya Tentang Nominal Rupiah dan Penghasilan Saja, Tapi Lebih Dari Itu!

Mungkin banyak diluar sana kisah haru dan tragis tentang dunia ojek online. Memang ku akui, selama menjadi driver ojek online (GoJek) saya mempunyai pengalaman yang menyenangkan dan bahkan yang menyakitkan. Awalnya, banyak juga yang bertanya dan bahkan berpandangan sinis.

Kenapa saya menjadi driver ojol, karena saya sebenarnya sudah bekerja di salah satu perusahaan terkemuka di bidang injection di Cileungsi, Jawa Barat, Indonesia. Menjadi driver ojol bukan hanya tentang uang dan tarif per kilonya. Tapi lebih daripada itu, bisa jadi dengan GoJek juga kamu bisa menambah wawasan dan lingkungan sosial kamu.

Sebagai driver ojol dan kadang pengguna ojol, ucapan terimakasih dari pelanggan sudah lebih dari cukup bagi kami. Meski kadang sifat dan curhatan dari pelanggan menjadi makanan sehari-hari bagi kami. Kadang, pada dasarnya banyak juga pelanggan yang merasa kecewa karena.

Hidup di jalanan itu ibarat hutan rimba yang dihuni berbagai jenis binatang liar, bila tidak bisa saling menghargai maka akan dimangsa yang lebih kuat dan buas.

Dengan Ojek Online Juga, Saya Bertemu Dengan Teman Baru dan Lingkungan Sosial Baru yang Menyenangkan.

Berbagai jenis pengguna jasa ojek OnLine sudah sering saya temui. Mulai dari emak-emak yang bawelnya kebangetan, pekerja kantoran yang “sok-sok an” sampai dengan pengguna jasa ojek yang ramah dan baik. Jujur saya akui itu, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada pendiri Go-Jek karena dengan mu saya bertemu dengan teman baru dan bahkan berubah  ke tingkatan sahabat.

Saya sangat mem #BukaInspirasi tentang arti dari sahabat. Awalnya pengguna jasa ojek ini memesan aplikasi untuk mengantarkannya ke lokasi meet up untuk acara travelingnya. Karena saya juga suka traveling dan akhirnya kita mengobrol asyik seperti teman bukan seperti penumpang dan driver. Hingga akhirnya bertukar kontak untuk traveling bersama.

Team Pendakian Gunung Lawu
Menggapai Gunung Lawu Bersama Rahman, Idris, Nurul, Sukma, Aldi( pendaki bekasi juga) New Friends

Karena sahabat yang baik dan lingkungan yang baik juga merupakan rezeki dari Allah yang harus di syukuri.

Bahkan saya juga di perkenalkan ke teman-teman dan lingkungan sosialnya sehingga menambah teman dan lingkungan sosial saya juga. Hingga puncaknya adalah ketika kami backpaker-an ke Gunung Lawu di jawa Timur.  Sungguh jika saya tidak menjadi driver Go-Jek sebagai sampingan, mungkin kesempatan langkah ini tak akan pernah terulang lagi.

Bukan hanya masalah traveling yang sering kami bahas bahkan masalah jodoh juga sering kami bahas. Bukankah jodoh bisa datang darimana saja? Tak menutup kemungkinan juga jika jodohku berasal dari teman-temannya dia.

Terimakasih Telah Mem #BukaInspirasi, Pak Nadiem Makarim. Tokoh Sukses di Balik Berdirinya Go-Jek.

Mungkin sangat banyak pengusaha di Indonesia yang sangat menginspirasi bahkan memperkerjakan karyawan-karyawan yang mempunyai kualifikasi sangat tinggi. Mulai dari pendidikan yang harus dari Universitas ternama sampai dengan harus menguasai soft dan hard kompetensi yang menunjang pekerjaan.

Namun sungguh berbeda dengan pengusaha yang satu ini. Karena aplikasi GO-Jek nya sungguh bisa menuntaskan jumlah pengangguran di Indonesia khususnya kota-kota besar. Memberikan pekerjaan yang layak dan penghasilan yang memadai tanpa harus syarat yang tinggi.

Nadiem Makarim - Pendiri Go-Jek
Nadiem Makarim – Pendiri Go-Jek via www.straitstimes.com

Nadiem Makarim, pengusaha bertangan dingin yang mengangkat perekonomian dan mengurangi jumlah pengangguran di kota-kota besar.

Dia adalah Nadiem Makarim, pengusaha muda bertangan dingin yang memberikan penghasilan yang layak kepada para driver Go-Jek. Di lain pihak, para pengguna jasa Ojek OnLine ini juga sungguh terbantu. Sebelum Nadiem Makarim mendirikan GoJek, Beliau juga pernah bekerja di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company, Managing Editor di Zalora Indonesia, Chief Innovation officer di kartuku. Berdasarkan pengalamannya tersebut Nadiem Makarim mendirikan GoJek.

20 thoughts on “#BukaInspirasi : Ojek Online, Profesi Sampingan Penambah Rezeki dan Sahabat

  1. Setuju, Mas. Kita bekerja adalah untuk mencari nafkah, memang. AKan tetapi kita juga membutuhkan kenyamanan, membangun relasi, bersosialisasi, bertemu banyak orang, dan sesuatu yang baru saat bekerja.

  2. Sudah lama saya ingin ikut bergabung ,tapi belum punya kendaraan dan handphone yang memadai.
    Pastinya menjadi ojol, punya sahabat yang lebih luas dan banyak

  3. Kalau di Ende sudah ada ojol dan dirimu di Ende, bisa jadi langganan tetap saya ini hehehe. Atau, sebagai sampingan juga boleh saya yang jadi ojol perempuannya kan. Di tempat saya bekerja juga ada beberapa bapak-bapak yang nyambi menjadi ojek. Saya salut sama mereka karena sudah bekerja di kantor, kemudian pulang kerja ngojek.

    Kebutuhan transportasi itu nomor satu; terutama di kota besar yaaa kalau di Ende mungkin masih bisa terbantu temen yang ketemu di jalan begitu … semangat terus dan pantang menyerah. Buktinya ojol punya dunia yang lebih luas karena setiap hari bertemu dengan orang-orang baru dan menjalin pertemanan serta silaturahmi. Salut!

  4. Gojek ini banyak membantu. Membantu kami para pelanggan yang butuh sesuatu, dan membantu orang-orang yang membutuhkan pekerjaan. Mutualisme 🙂

  5. betul mas, gojek memang fenomenal..
    ojek gaya tradisional disulap modern dan menjadi ide yang sangat fresh..
    ojol sudah menjadi kebutuhan dan menghidupi banyak orang..

  6. Sejak 3 tahun yang lalu kerja full time dan terlebih 2 tahun belakangan ini jadi full private teacher yang sehari kadang ngajar di 3 rumah murid, haha… Adanya ojek online pastinya sangat ngebantu banget. Ikut sedih kalau dengar ada ojol yang didemo, walau bukan di Jakarta. Moga selalu dilancarkan dan makin berkah ya para rezeki bapak dan ibu ojol. Om saya pun juga yang full time Gojek driver.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *