Curug Cikuluwung, Lukisan Tuhan Nan Manis di Kota Hujan

Curug Cikuluwung Bogor

152 kali dilihat, 18 kali dilihat hari ini

Curug Cikuluwung – Saat ini berburu air terjun sudah menjadi gaya tersendiri. Menampilkan pose yang sedramatis mungkin dengan latar belakang aliran air deras yang dikelilingi pepohonan dan rerumputan. Jadi pemburu air terjun atau curug di Bogor bukanlah hal sulit.

Ada yang dapat dijangkau dengan mudah dan sebagian lagi membutuhkan perjuangan karena aksesnya susah. Salah satu yang jangan sampai kamu lewatkan adalah Curug Cikuluwung. Curug yang sedang naik daun di Bogor ini selalu mendapat jumlah likes di instagram yang sungguh mengagumkan.

Tak pelak, Curug Cikuluwung menjadi destinasi favorit para pemburu fhoto yang instagenic. Nah, kali ini ngayap.com menelusuri keindahan curug ini yang penuh perjuangan dan tantangan. Mulai dari perjuangan macetnya jakarta dan bogor sampai dengan naik turun anak tangga. Simak yuk catatan perjalanan berikut.

Curug Cikuluwung, Curug Dengan Air Jernih Hijau yang Memanjakan Mata dan Sedikit Berbau Mitos.

Setelah menghabiskan kurang lebih 2 Jam 30 menit perjalanan dari Jakarta, melewati jalananan yang mulus sampai dengan jalanan kerikil halus dan bahkan tak beraspal. Akhirnya kami sampai di daerah cikuluwung dan kemudian memarkirkan motor.

Curug Cikuluwung
Curug Cikuluwung – Follow juga Instagramnya di @Rahman Alton Elies

Dari parkiran kemudian langsung berjalan kaki sekitar 7 menit hingga akhirnya sampai ke kawasan wisata. Pengunjung yang sangat ramai menjadi pemandangan riuh tersendiri karena memang curug ini sedang hits bangat di Bogor dan bahkan menjadi curug paling hits sekarang di Bogor.

Sebenarnya ada dua curug disini, yaitu curug cikuluwung 1 dan 2, berhubung karena yang 1 sedang ramai dan dibatasi hanya sebanyak 30-40 pengunjung karena lokasinya yang lumaya sempit akhirnya kami memutuskan untuk memasuki curug yang kedua.

Curug Cikuluwung Dua, Curug Dengan Kedalaman 7 Meter dan Mitos Tengah Harinya, Ikuti Saja Peraturannya. Jangan Ngeyel.

Setelah membeli tiket, perlahan tapi pasti kaki kami menuruni jalanan setapak kemudian dilanjutkan anak tangga hingga akhirnya sampai lah ke kawasan curug ini. Dari tiket masuk menghabiskan waktu kurang lebih 5 menit untuk mencapai ke curug ni.

Di larang berada di dalam air curug ketika jam 11.30 sampai 12.15 untuk menghargai penghuni curug ini, dan wajib memakai pelampung yang disewa untuk bisa berenang di kawasan curug ini, meski kamu bisa renang tetap harus menyewa. Ikuti saja dan jangan ngeyel.

Curug ini mempunyai kedalaman mencapai 7 meter dengan warna air yang hijau. Aliran air mengalir dengan lembut di ketinggian kurang lebih 3 meter hingga membentuk kolam alami yang sangat indah. Bebatuan yang besar serta alam yang segar juga menjadi saksi bisu keindahan curug ini.

Puas Dengan Curug Cikuluwung 2, Saatnya Melanjutkan Perjalanan ke Cikuluwung 1 yang Tak Kalah Indah dan Mempesona.

Setelah puas dengan cikuluwung pertama, kami menaiki anak tangga dan jalan setapak. Kemudian istirahat sambil ngobrol-ngobro yang penting sampai gak penting, menertawakan orang yang lucu sampai gak lucu. Dan baru kemudian membeli tiket dan menunggu jadwal masuk karena memang curug ini sangat ramai dan jumlah pengunjungnya dibatasi.

Curug Cikuluwung-Lautan Manusia
Curug Cikuluwung-Lautan Manusia

Tak terasa, nama kami pun dipanggil untuk memasuki kawasan curug cikuluwung 1. Kami pun memasuki pintu masuk, kemudian berjalan kaki kurang lebih 9 menit dengan jalanan tanah bebatuan, kemudian dilanjutkan menuruni anak tangga dan bebatuan yang besar di pinggir curug.

Belum lagi lautan manusia yang terdampar di curug membuat keindahan curug ini kurang memikat. Curug cikuluwung dua ini mempunyai tiga kolam alami, yang paling belakang dengan kedalaman 2,5 meter dan setiap pengunjung perempuan harus memakai pelampung.

Curug Cikuluwng
Curug Cikuluwung, kolam alami 1,5 meter

Kemudian ada kolam alami yang lebih kecil dengan kedalaman 1,5 meter dan ini yang paling aman bagi kamu yang tidak bisa berenang. Dan ratu curug cikuluwung yang pertama tentu air terjun yang mengalir dari puncak ketinggian kurang lebih 4 meter dan kedalaman yang belum bisa di ukur sampai sekarang.

Dan di ratu curug ini, pengunjung belum dibolehkan untuk berenang karena kedalamannya belum diketahui. Jadi jangan ngeyel untuk berenang.

Perjalanan Pulang Juga Sungguh Penuh Destinasi. Di Mulai dari Persawahan yang Mirip Ubud di Bali dan Pemandangan Kabut Selalu Menjadi Teman Perjalanan Pulang.

Sebagai backpaker yang sering menggunakan motor, kami tidak begitu pusing dengan jalanan meski sering nyasar dan hanya mermodalkan GPS. Seperti biasa, kami selalu mencari jalanan baru untuk sekedar belusukan dan mnegobrol santai.

Curug Cikuluwung Sawah

Hingga akhirnya sepanjang perjalanan, kami selalu dimanjakan pemandangan sawah khas ubud yang sangat terkenal itu. Selain itu, kabut di gunung salak juga selalu menjadi pemandangan yang tak terbantahkan keindahannnya.

Ada Juga Bukit Ibis, Tempat Menikmati Sunsed yang Indah dan Mengobrol Santai Bareng Sahabat.

Dalam perjalanan pulang dari curug cikuluwung, kami juga menemukan destinasi yang belum terkenal dan bahkan hanya warga sekitar yang mengetahuinya. Menurut salah satu warga, kawasan ini di sebut sebagai bukit Ibis. Disini kamu bisa melihat sawah khas ubud juga.

Selain sawah khas ubud, dari pegunungan yang berdiri tangguh terselip senyuman matahari yang ingin kembali keperaduannya denga warna orange yang indah. Ada juga tatapan sebuah pohon jomblo yang sedang gugur di pojok bukit ibis yang menambah nilai keindahan bukit ini.

Begini Rute dan Jalanan Menuju Curug Cikuluwung, Gampang dan Mudah kok!

Untuk menuju Curug Cikuluwung dari Jakarta, kamu tinggal lurus saja menuju jalan raya bogor sampai dengan arah bogor kota. Kemudian ambil lah ke arah deramaga hingga melewati kampus IPB, terus saja berjalan lurus. Dan jika kamu bingung kamu bisa menggunakan GPS dan warga setempat.

Lokasi Curug Cikuluwung berada di Kampung Suka Asih, Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan.

Catat! Berikut Biaya Traveling ke Curug Cikuluwung.

  1. Tiket Masuk Curug Cikuluwung 1 sebesar Rp. 30.000,- untuk 2 orang.
  2. Tiket Masuk Curug Cikuluwung 2 sebesar Rp. 20.000,- untuk 2 orang.
  3. Parkir motor Rp. 5.000,-
  4. Bensin selama eksplore Rp. 40.000,-
  5. Sarapan, Jajajan dan Makan Malam Rp. 112.000,- untuk 2 orang.
  6. Sewa pelampung di curug cikuluwung 2 sebesar Rp.10.000,-

Jangan Lupa Juga Subcribe Akun YouTube Ngayap.com!

Jika ingin ngetrip bareng ngayap.com atau kamu mempunyai pengalaman traveling yang ingin kamu bagikan. Jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi admin ya. Karena perjalanan kamu bisa menginspirasi ratusan ribu anak muda pembaca ngayap.com.

62 thoughts on “Curug Cikuluwung, Lukisan Tuhan Nan Manis di Kota Hujan

  1. dih bagus banget curug cikuluwung bogor kak,, kak idris emang seneng main yaa hehee.. aku aja yang orang bogor baru pindahan si belum explore alam yang ada disana,, kak idris update banget yaa.. ntar deh pengen main kesana, airnya bening banget ya kayanya seger

      1. 30.000,- ini dibilang murah mas kalau untuk 2 orang. Parkir motor nya juga wajar cuman Rp. 5.000
        Sarapannya bawa aja dari rumah biar irit….

    1. Lukisan Tuhan ….?
      sudah sepantasnya kita mengagumi akan kebesaraNYA , terutama saat kita menyaksikan keindahan alam nan elok Curug Cikuluwung… hemmmm jadi ngayal penegen kesana Mas.

  2. Sudah hampir 3 tahun aku nggak pernah keCurug CikuluwungCikuluwung…..Paling yang sering nongkrong dikawasan gunung bundar saja, Meski jaraknya menurut saya tidak terlalu jauh…πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

    Kangen juga sebenarnya ingin mandi disana lagi…πŸ˜‚πŸ˜‚

  3. Kenal kata curug pertama tahun 2010 (telat banget) waktu keliling Jawa Barat. Banyak memang curug di Jawa Barat (hampir sama dengan di Pulau Flores yang bahkan kalau di sini dari pinggir jalan itu sudah nampak beberapa). Melihat Curug Cikuluwang ini terutama tebing-tebing batunya dan airnya yang jernih, jadi iri, Idris. Hehehe. Tebing batu itu bikin saya ingat Green Canyon πŸ˜€

  4. Wadoh, aku kesengsem suka dengan pemandangan aliran curug Cikuluwung yang kedalamannya 1,5 m ituu …
    Aku bakalan renang kesana sini tuuh πŸ˜…

  5. Foto-fotonya keren bangat mas admin. Memang indah tempat ini, tetapi jujur mas membahas tentang Curung membuat saya jadi trauma pada suatu kejadian. Tapi tempat ini benar-benar sangat indah rekomendasi sekali buat para pelancong. salam. Fotonya mantap mas

  6. Ikuti saja dan jangan ngeyel, tapi kenyataannya ada saja yang tidak pakai pelampung ya? Mitosnya ini lo, bikin saya terkeki-keki.

    1. Salam kenal gan, klo komentar sesuia artikel ya mas. Ntr dikunjungi balik kok, malah sudah saya kunjungi langsung.

      Semangat nge blognya demi berbagi ilmu

  7. Cakep banget… itu batu-batu yang jadi tebing curugnya.. ampuuun luar biasa deh.. Benar-benar ciptaan Tuhan yang sangat manis.

  8. Pantesan lebih rame yg cikuluwung 1 ya. Tempatnya lebih bagus.. Batu2annya lebih eksotis.. Tapi yg satunya jg bagus sih, walaupun jd yg kedua πŸ™‚

  9. Aku posting curug.. ternyata yg ini curugnya lebih bagus… Hahaha jangan2 ini curug yg pengen kita kunjungin sebelum berubah rencana ke curug putri..

    Ini curug di bogor kan yah..??

  10. waduh ada curug cantik lagi , kalau di sulawesi jauh-jauh tempatnya dari rumah aku jadi butuh waktu luang baru bisa mengunjunginya

  11. Kawasan Pamijahan yang berada di kaki Gunung Salak memang menyimpan banyak curug atau air terjun kecil.

    Cuma terus terang kalau sudah ramai seperti itu, saya rasanya justru malas datang kesana… hahahaha.. habis biasanya susah menikmati kalau sudah padat.

    Keren bro jalan-jalannya.. kapan saya diajak nih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *