Museum Macan, Museum Baru di Jakarta yang di Gandrungi Anak Muda

Museum Macan

803 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Setelah puas dengan wisata kota tua Jakarta, saya dan vera langsung tancap gas menuju Museum Macan di Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Jalananan Ibu Kota yang tak jauh dari kata macet dan teriknya mentari di siang hari menjadi teman perjalanan kali ini.

Beli susu beruang gak ada beruangnya, masuk ke Museum Macan Gak ada Macannya Juga! #garing

Dan tak lupa, google map selalu menjadi teman ngetrip juga karena memang kita sama-sama tidak tahu lokasi meski sudah tinggal di Jakarta. Tak terasa kami sudah sampai di gedung AKR yang menjadi lokasi Museum Macan ini. dan kami langsung menuju parkiran dan kemudian membeli Tiket.

Setelah Melewati Pemeriksaan Tiket, Kamu Akan di Sambut Langsung Oleh Dots Obsession – Infionity Mirrored Room, Bola Warna Kuning Menjadi Bukti Keindahan di Museum Macan Ini.

Sebelum memasuki pengawan tiket, kamu harus menitipkan tas dan kamera yang kamu bawa di penitipan karena memang tidak boleh membawa tas dan kameran. Di gate pertama tiket kamu akan diperiksa oleh satpam untuk bisa memasuki gate selanjtunya dan baru kemudian scan tiket kamu.

Dari gate masuk, berbeloklah lah ke kiri. Karena disini ada bola-bola kungin besar dengan polkadot. Karya pertama yang kamu temui saat masuk ke museum ini diberi nama ‘Dots Obsession’. Dan jangan lupa mengabadikan momen kamu disini, meski memang susah karena sangat ramai jika weekeend.

Puas dengan bola-bola besar tersebut, saatnya kamu mnegikuti antrian untuk memasuki salah satu bola. Jadi harap bersabar ya, antriannya berkisar 10-15 menit dan sesi fhoto hanya 30 detik untuk sekali masuk. Jadi usahakan kamu masuk ber dua saja supaya bisa saling mengambil momen.

Di dalam salah satu bola Museum Macan
Di dalam salah satu bola Museum Macan

Puas Gak Puas Dengan Dots Obsession, Saatnya Melangkahkan Kaki Menuju Narcissus Garden, Hamparan Bola yang Pas Bangat Buat yang Narsis.

Sebenarnya saya tidak tertarik sama sekali dengan bola-bola yang narsis ini, begitu juga dengan vera. Memang jiwa seni kami mungkin dibawah standar atau memang seninya yang susah di artikan. Dan tetap jangan lupa untuk antri dan fhoto 45 detik.

Narsis Museum Macan
Narsis Museum Macan

Spot lainnya yang nggak kalah keren ialah ‘Narcissus Garden’. Di sini kamu akan melihat bola-bola berwarna perak yang bisa memantulkan bayangan. Dengan kata lain, kamu bisa narsis nih di depan bola-bola perak ini karena bayangan wajahmu akan terpantul di sana.

Kalo Spot Ini Tak Perlu Antri, Berbagai Lukisan Menarik di Dinding, Patung dan Eksprimen In Japan Bisa Kamu Lihat di Net Paintings.

Salah satu lokasi yang tak perlu antri adalah net paintings, kamu bisa menikmatinya sepuasnya dan belajar apa sebenarnya yang dimaksud dari seni yang terpampang di dinding. Ada juga sebuah patung lekukan wanita yang terpajang nyata menyambut kamu di area ini.

Net Paintings Museum Macan
Net Paintings Museum Macan

Di sini kamu akan menemukan patung dan lukisan panjang dengan motif polkadot yang sangat detail dan membuatmu takjub. Kedua karya seni ini merupakan salah satu spot terbaik untuk foto. Dari sini, kamu juga akan terhubung langsung dengan area ‘Experiments in Japan’, yakni sebuah karya berbentuk seperti tanaman dengan gabungan bunga, labu, dan polkadot yang berukuran besar.

Meski Antriannya Cuma 5 Menit dan Fhoto 80 Detik, The Spirit of the Pumpkins Descended Into the Heaven Kudu Kamu Abadikan Juga ya

Berjalan sedikit dan belok ke kiri dari Net Paintings. Kamu akan menemukan sebuah ruangan yang bernama the spirit of the pumpkins descended into the heaven. Syartanya hanya satu, lepas alas kaki dan letakkan di rak yang sudah di sediakan.

Museum Macan Jakarta
The Spirit of the Pumpkins Descended Into the Heaven

Instalasi Yayoi Kusama yang dibuat pada tahun 2015. Masuk kedalamnya, kamu akan melihat dinding dan lantai yang penuh motif polkadot, motif yang identik dengan Yoyai Kusama. Ini adalah salah satu spot yang paling disukai pengunjung, lho! Jadi, kamu pun nggak boleh melewatkan tempat yang satu ini.

I Want to Love on the Festival Night, Juga Menjadi Spot yang Harus Kamu Sambangi dan Perhatikan

Tak perlu antri lama-lama, karena disini tidak ada yang namanya ngantri dan batas waktunya juga tak terbatas. Cum kamu harus memperhatikan yang ada di belakang kamu juga, karena mereka juga ingin melihat keindahannya. Dalam waktu detik tampilan gambar juga akan berubah.

Museum Macan Jakarta Barat
Museum Macan Jakarta Barat

Begitu juga dengan cahaya yang menawan akab berubah sesuai dengan waktu tertentu. Tapi semuanya itu hanya kamu lihat dari sebuah tatapan mata sebesar layar handphone. Jadi memang kagum dah sama karya-karya yayoi ini. Luar biasa nek!

Ngantri 50 Menit, Waktu Fhoto 18 Detik, Ini Dia Infinity Mirrored Room-Brilliance of the Souls yang Menjadi Kebanggaan Museum Macan Ini. Aduh, 18 Detik! Mikir Keras Bangat ya!

Entah apa yang menjadi dasar pengelola untuk memberikan waktu hanya 18 detik untuk berfhoto di Infinity Mirrored Room ini. Mengingat waktu antri yang mencapai 50 menit. Kan kasihan pengunjung, meski sudah bayar mahal hanya 18 detik untuk menikmati spot cantik ini.

Travel Mate Ngayap.com
Travel Mate Ngayap.com

Instalasi bertajuk ‘Infinity Mirrored Room-Brilliance of the Souls’ ini adalah karya Yayoi Kusama yang paling populer, lho! Di sini kamu akan masuk dalam sebuah ruangan dengan bola-bola kecil berwarna-warni yang menyala serta cermin di empat sisi. Kamu akan merasa seolah-olah berada dalam ruangan yang luas tanpa batas padahal hanya 5 langkah ke depan mentok.

Setelah Selesai Mengunjungi Museum Macan Ini, Saatnya Kamu ke The Obliteration Room yang Ada di Lantai Enam.

Berbeda dari sebelumnya, ‘The Obliteration Room’ ini memberikan pengalaman yang lain dari sebelumnya. memasuki ruangan ini, kamu akan diberikan stiker berbentuk bulat warna-warni untuk ditempelkan ke sudut-sudut di Obliteration Room ini. Selain itu, berbeda dengan ruangan lainnya, di sini kamu justru akan diberi waktu lebih lama yaitu 3 menit untuk 15 orang.

Jadi bagaimana sudah ada gambaran belum ya tentang museum macan ini. Tapi ada beberapa larangan yang harus kamu patuhi jika berkunjung ke Museum Macan. Mulai dari tidak membawa kamera DSLR atau sejeninya, dilarang duduk di setiap pojok di museum kecuali The Obliteration Room dan tentunya kamu hanya akan disuguhkan waktu 2 jam jika sesuai dengan tiket yang kamu beli.

Catat! Ini Biaya Traveling di Museum Macan.

  1. Tiket Masuk Museum Macan Rp. 100.000,- Per orang
  2. Parkir Motor selama 2 Jam Rp. 4.000,-
  3. Makan dan Jajajanan Rp. 40.000, per 2 orang.

66 thoughts on “Museum Macan, Museum Baru di Jakarta yang di Gandrungi Anak Muda

  1. Duh gue dari dulu pengen main kesini tapi ada aja halangan nya, malah waktu itu pernah kesini tau nya lagi ditutup renovasi. Baru tau kalo ga boleh bawa DSLR, padahal niat kesini cuma mau foto-foto 🙁

  2. Infinity Room hanya 18 detik? Laris banget ya. Waktu awal-awal buka di tahun lalu, dengan antrean setengah jam, tapi boleh 30 detik di dalam. Sukses banget museum MACAN ini ya.

  3. Kalau aku di tempat seperti ini bakal motret bentar terus lanjut keliling ehhehhehe. Bagus juga tempatnya, kayaknya ramai banget kalau pas akhir pekan

  4. Museum ini kayaknya lagi nge-hits banget ya Mas hehehe, jadi spot Instagramable baru di Jakarta akhir-akhir ini, Sayang Saya belum punya kesempatan mengunjunginya hehehe. Tapi baca tulisanmu sama lihat foto-fotomu Mas agaknya membuat Saya tergoda pengen kesana juga hahahah

  5. Lumayan dekat dari rumah ini..Tapi belum ke situ. Maunya cuma berdua suami saja, soalnya pas ngajakin dua bocah udah nolak melulu denger kata museum hiks.

    ini mesti ditunjukin ke mereka biar tergoda juga kayak emaknya…:)

  6. Ampun tempat ini setiap hari saya lewati, oh lalal saya tidak tahu kalau di dalamnya se indah ini. wah-wah terima kasih telah berbagi informasi, rujukan untuk berekreasi bersama keluarga. Postingan yang informatif, salam

  7. Unik juga seni pop modernnya ya …, warnanya kontras dan permainan spectrum optik lampunya bikin tambah kekinian khas anak muda.

      1. Tapi, peraturannya batas waktu berfoto masa cuma 18 detik berada di ruang infinity mirrored room, ya ?.
        Pasti jadi kurang maksimal hasil fotonya , diburu-buru waktu begitu … ckckck

  8. Keren.
    Aku sering banget lihat gambar Museum Macan ini di instagram. Menarik dan bikin penasaran.
    Nah,, beberapa rasa penasaranku terobati dengan baca artikel ini.
    Tapi, aku kok punya kesan terburu-buru ya pas bacanya. Mungkin karena ngebayangin cuma dikasih waktu beberapa menit untuk foto-foto di suatu ruangan. Memang peminat Museum Macan banyak banget, jadi ya harus berbagi.
    Tapi menurut pendapatku,, ruangan-ruangan unik itu kalo cuma untuk obsesi foto aja malah jadi kurang menarik. Ahahaha

    1. Iyaa, intinya kak hanya buat fhoto2 dan gak bisa menikmati. Wong di kasih waktu cuma 18 mpe 30 detik, apa yg mau dinikmati 🤣😂

  9. Nilai jiwa seni saya juga dibawah standar, terus lihat tiket masuknya langsung drop deh. Terasa tidak ada niat kesana. Mahal terus itu peraturannya yang sedikit aneh tidak boleh membawa Kamera.

    1. Klo masalah bawa kamera sebenarnya gak masalah, toh sekarang HP juga sudah bagus dan saya juga sekarang traveling menggunakan HP saja.

      Tapi waktunya itu loh mas, bikin nyesek gitu ditambah emank tiketnya mahal ya

  10. Waaahh!!! Baru tahu diBonjer ( kebon jeruk ) Ada tempat Dan Meseum bernama Macan…Kirain mengisahkan tentang bentuk-bentuk harimau atau sejenisnya…😄😄😄

    Ternyata lebih dominan kebola-bola yang bermotif tutul…..waahh!! Paling enak ajak anak nih kesini pasti suka banget…karena banyak aneka macam bola-bola…😄😄😄😄

  11. Daya kreativiti mereka memamg awesome…

    tengok pun rasa teruja dan taasub kepada si pemberi idea yakni Allah SWT..

    memang terbaik la tu

  12. Yang sering tak lihat di instagram itu yang spot Infinity Mirrored Room, mas. Kalau ada yang ngepost foto itu, tak love, sih. Tapi nggak ngeh kalau lokasinya ada di Museum Macam ini. Menarik. Tapi harga tiketnya mahal bener.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *