Posong

Menjelajah Temanggung dengan Penyuka Randha, Rasanya Nano-Nano

844 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Menjelajah Temanggung – Sebenarnya trip ini masih lanjutan dari ketika saya ekplore Magelang dan tak sengaja bertemu dengan salah satu anak Temanggung. Anehnya dia langsung mengajak saya untuk eksplore Temanggung, karena saya sebenarnya termasuk dalam golongan “cap mau”, langsung saya iyakan.

Setelah dia banyak bercerita tentang keindahan kota yang mendapat julukan kota tersenyum ini, akhirnya saya juga semakin tertarik dan tak lupa langsung minta izin ke bos untuk mengambil cuti dadakan by whatsApp dan harus rela tiket saya hangus juga.

Yap, akhirnya saya mengambil tas dan oleh-oleh saya dari Magelang dan langsung melanjutkan perjalanan ke Temanggung untuk menuju rumahnya. Tapi sebelum sampai ke rumahnya, kami mampir dulu untuk membeli martabak karena memang ada biyungnya dan kakaknya juga di rumah.

Setelah sampai ke rumahnya saya langsung memperkenalkan diri dan mengobrol-ngobrol sejenak. Dari sinilah saya mulai tahu jika dia salah satu penyuk randha karena tetangganya yang maen ke rumah lagi menggodain dia, dan tak lupa juga saya jadi bahan incaran “supaya gak suka randha” karena takut ketularan.

Malam yang menyenangkan memang, hingga akhirnya sang mentari datang dengan gembira membawa kebahagian dan suara ayam juga mulai ramai. Setelah siap-siap dan sarapan, kami pun memulai eksplore Temanggung. Simak yuk hasil Menjelajah Temanggung bersama penyuka randha berikut.

Hari Pertama, Cuaca Tak Mendukung, Tapi Karena Sudah Terlanjur Cuti. Sikat Mang!

1. Menjelajah Temanggung Dengan Cara Menikmati Hujan dan Kabut Nan Menawan di Wisata Alam Posong

Salah satu andalan destinasi Temanggung adalah Kawasan Wisata Alam Posong. Tak perlu khawatir untuk menuju Posong karena sudah ada petunjuk yang jelas tetapi jalanan yang terjal sungguh bisa menguji nyali. Saya sarankan jangan menggunakan motor matic.

Dataran Tinggi Posong merupakan sebuah objek wisata alam yang menyuguhkan pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing secara jelas dan dekat jika tidak mendung atau kabut. Selain itu, kita juga dapat menikmati sunrise dari situ.

Menjelajah Temanggung - Wisata Alam Posong
Wisata Alam Posong

Kebetulan saya dan teman kemaren mengunjungi temanggung dengan cuaca hujan, meski sangat dingin, kamu bisa menikmati alam posong dengan cara berbeda, kamu akan disuguhkan dengan hujan kabut yang membutamu terkagum-kagum.

Disinilah saya semakin yakin, kalo memang dia pecinta randha! Karena mba-mba yang jualan gorengan di Posong merupakan randha dan mereka asyik bangat dan bahkan saya juga di racuni untuk berpindah haluan menjadi penyuka randha.

Dengan rimtikan hujan yang syahdu, kamu bisa ngopi bersama sahabatmu sambil bergurau dengan podagangnya. Pedagang-pedagang yang ada di posong sangat ramah dan asyik untuk di ajak ngobrol. Miss you pedagang posong :(.

2. Istirahat Sejenak sambil Mengumpulkan Sisa-Sisa Tenaga di Kledung Pass

Setelah puas dengan pemadangan posong, kami melanjutkan perjalanan menuju kledung pass yang tidak jauh dari posong. Hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk menuju kledung dari pos awal posong.

Menjelajah Temanggung - Kledung Pass
Kledung Pass

Jika kamu sangat beruntung dan hari cerah, kamu bisa menikmati pemandangan utama kledung pass yaitu view gunung sumbing yang sangat menawan. Tapi jika musim hujan kamu hanya bisa menikmati gunung sumbing yang ditutupi awan.Namun sayangnya, kala berkunjung kesini suasana gerimis masih membasahi kota tersenyum ini.

3. Embung Kledung, Kolam Super Manis di Lereng Gunung Sindoro

Masih dalam rintikan gerimis yang manis, setelah istrahat sejenak di Kledung Pass. Perjalanan dilanjutkan untuk pulang tapi sebelum pulang,  tiba-tiba ada saya cek google dan ternyata dari lokasi ada sebuah kawasan wisata yang cukup menarik. Embung Kledung namanya.

Awalnya menggunakan kekuatan GPS dan akhirnya menyerah untuk mencari lokasing. Dan harus menggunakan petunjuk paling ampuh yaitu warga setempat. Berkat teman yang pea serta yang harus dipaksa dulu untuk bertanya, akhirrnya diapun bertanya dengan bahasa jawa yang pasih dimana lokasi embung kledung ini.

Menjelajah Temanggung - Bocah-bocah Temanggung
Bocah-bocah Temanggung

Untuk mencapai embung kledung tidak begitu sulit, hanya jalanan yang cukup terjal yang akan menemani perjalanan kamu. Sebenarnya embungnya sendiri kurang menarik bagi saya, hanya saja lingkungan sekitarnya yang membuatnya semakin cantik.

Namun, keindahan dan keasrian sepanjang perjalanan akan memanjakan mata memandang. Mulai dari tanaman khas pegunungan seperti sayur mayur, petani serta anak-anak setempat yang membuat tempat ini semakin menarik.

4. Mampir Sejenak di Jembatan Sigandul, Hanya Sekedar Menghitung Jumlah Motor dan Mobil dalam Waktu Lima Menit.

Pernah gak kamu mendengar istilah, bertemanlah dengan orang yang baik maka kamu akan mengambil banyak hal kebaikan. Lantas bagaimana jika berteman dengan orang yang pea, ya mau gak mau kamu harus ikut berpea ria.

Menjelajah Temanggung - Diatas Jembatan Sigandul
Diatas Jembatan Sigandul

Salah satunya adalah dengan cara menghitung kenderaan yang lewat di Jembatan Sigandul di bawah rintikan gerimis selama lima menit. Sebenarnya view dari jembatan sigandul sangat bagus jika cuaca sedang cerah.

Saya juga pernah kesini dalam suasana cerah ketika eksplore dieng, disana bisa melihat pemandangan gunung sindoro dan sumbing.

Menjelajah Temanggung - Sekitar Jembatan Sigandul
Sekitar Jembatan Sigandul

Hari Kedua, Embung dan Hutan Pinus Menjadi Saksi Terakhir Melangkahkan Kaki di Temanggung.

Udara di Temanggung itu sangat dingin dan sejuk, jadi saya tidak berani mandi pagi karena airnya seperti batu es. Dan akhirnya di pagi saya ikut ke kebun untuk melihat suasana kebunnya. Sebenarnya teman ini mempunyai kebun kopi dan sayur-mayuran.

Nah, setelah selesai ke ladang, akhirnya kami pun pulang dan langsung siap-siap untuk eskplore Temanggung tahal di hari kedua.

5. Sambil Menunggu Tambal Ban, Menikmati Air Nan Jernih dan Langit yang Cerah di DAM Kembang Sari. Segar !!!

Sebenarnya tujuan selanjutnya adalah Tlogo Pucang, tapi sialnya sebelum sampai ke lokasi tiba-tiba sebuah paku menancap di ban motor. Dan anehnya lagi, ternyata si pea ini cukup terkenal di Temanggung karena disana banyak bangat yang mengenalnya bahkan sampai tambal ban yang sudah beda desa.

Menjelajah Temanggung - Dam Kembang Sari
Dam Kembang Sari

Sambil menunggu di tambal, tak jauh dari situ ada sebuah dam dan akhirnya keliling sejenak di sini. Udara di sekitar dam ini sangat sejuk dan nyaman, kamu bisa menaiki perahu kecil yang ada disini atau hanya sekedar bersantai dan Air yang mengalir di DAM ini sangat tenang dan bisa membuat kamu nyaman.

6. Swiss Ala Temanggung Itu Disebut Desa Tlogo Pucang, Karena Memang Berada di Pegunungan.

Yup, suasana di desa itu memang asyik dan menyenangkan asal jangan selamanya di desa saja (haha), bukan karena tak samggup hidup disana, hanya saja tempat mencari nafkah ada di Ibukota. Embung Tlogopucang yang berlokasi di Desa Tlogopucang, Kandangan, Temanggung. Lokasi ini masih sejalur dengan DAM Kembangsari kok.

Menjelajah Temanggung - Tlogo Pucang
Buat Randha Katanya 🙂

Tak banyak yang bisa dilakukan disini, hanya menikmati suasan khas pegunungan yang bisa menenangkan dirimu. Sejauh mata memandang, kamu akan disguhukan pepohonan yang hijau serta view gunung sumbing dan sindoro.

7. Terakhir, Menjelajah Temanggung Bisa Dengan Cara Ngadem Sejenak di Hutan Pinus Rowo Senang yang Selalu Bisa Membuatmu Tenang.

Menjelajah Temanggung gak sama dengan barisan mantan karena barisan mantan itu memang kadang menyimpan kenangan yang manis dan pahit, dan setelah menjadi mantan biasanya akan berakhir dengan tragis. Bagaimana dengan barisan hutan pinus? Wah tentu sangat berbeda, hutan pinus itu selalu memberikan kedamaian bagi siapapun.

Menjelajah Temanggung - Hutan Pinus Rowo Senang
Hutan Pinus Rowo Senang

Sebenarnya hutan pinus sangat banyak berkeliaran di kota penghasil tembakau ini, tapi jika kamu sedang traveling ke Tlogo Pucang, sempatkanlah untuk mampir ke hutan pinus yang ada dipinggir jalan, tinggal pilih saja mana yang terbaik menurut mu.

Catat! Murah Kok, Ini Biaya Traveling di Temanggung.

  1. Tiket dan Parkir Posong Rp. 25.000,- Per 3 Orang
  2. Makan dan jajan di posong Rp. 49.000,- per 3 orang
  3. Bensin selama di temanggung Rp. 40.000,-
  4. Makan Pagi dan malam Rp. 100.000,- selama 2 hari
  5. Bus Temanggung Jakarta Rp. 120.000,-

Nah itu hasil dari Menjelajah Temanggung bersama penyuka randha yang tak pernah bisa dilupakan. Bukan randhanya yang tak bisa dilupakan loh. Jangan salah sangka!!!

55 Replies to “Menjelajah Temanggung dengan Penyuka Randha, Rasanya Nano-Nano”

  1. wah wah…kebocoran ban ya…?
    tetapi ban bocor tidak akan mengganggu tour menjelajah Temanggung yang memiliki pesona alam yang begitu takjub….apa lagi deket DAM Kembang Sari, disana bisa nangkep pancaran panorama alam sembari corat coret kertas buat kekasih….uiiih mantap

      1. mantap bang.. saya baru sekali muncak.. waktu itu ke bromo..
        pengen muncak lagi ke tempat yg berbeda cuman belum kesampean.

  2. Temanggung…penasaran sama posong.. tapi kok takut sama medannya.. ngeri nggak?

    Penasaran juga sama randha..apaan tho itu? Soalnya dlm bahasa jawa, artinya “janda”

    Kledung pass,beda ya sama kledung rest area? Aku prnh berhentinya di rest area Kledung itu..

    1. Randha emank bahasa jawa, klo pake indo takut terlalu lugas,, posong medannya cukup terjal tapi jalanannya sudah ada bebatuan kok..

      Kledung pas itu sama dengab rest area kledung 😁

  3. pemandangannya sangat indah mas
    itu daerah tinggi ya
    memang jika menggunakan GPS bagus juga tapi masih hebat menggunakan jasa orang setempat untuk menanyakan lokasi detilnya

    maps terkadang malah membuat penggunanya bingung padahal letaknya cukup dekat, eh malah berputar-putar
    bedasarkan pengalaman sendiri nih

  4. Keren bang, buat saya berhayal ah semoga saja kapan” bisa ke temanggung sama menikmati indahnya , kalo cuma lihat doang gak puas
    Tapi jadi tambah pengalaman baru walaupun tempat tersebut belum saya singgah, hehe

  5. Kirain Randha itu makanan karena rasanya nano-nano. Ealah, bukan, pemirsa. Hihihi

    Meskipun temannya pea, tapi keren karena dia terkenal.

    Itu biaya makan dan jajan nanggung amat? Dibulatin jadi 50 aja ya?

  6. Lihat foto-foto di atas jadi inget kampung halaman, pagi-pagi ada kabut, di kota mah mana ada, yang ada asap kendaraan 😀

  7. Wah jalan-jalan kayak gitu itu kesukaannnn suami banget. Bahkan hobinya sebelum menikah adalah traveling. Smga nti saya berksempatan untuk mengajaknya k sana

  8. Wealah ternyata habis liburan ke temanggung yak.. Dududu, itu judul kenpa bikin greget yak, “randha” hahaha. Ngeriii uy
    Kemarin nggak sempet nyicip kopi temanggung yak?

  9. Pernah ke Dieng, tapi ngga mampir Temanggung. Tempatnya asri ya, Mas.

    Btw makanya hati-hati cari teman Mas, supaya ngga kebawa pea 😂. ✌✌.

  10. eksplore temanggung asyiknya itu nggak panas, malah relatif selalu adem. keren2 pemandangannya, apalagi kalo lagi cerah, gunung sumbing dan sindoro bisa selalu jadi backdrop pemandangan disini

  11. What’s up to every body, it’s my first visit of this website;
    this webpage carries amazing and actually fine
    data for readers.

  12. Pernah sekali ke Temanggung digonceng teman naik motor..benar, jangan pakai matic. Btw, kalau mau yang enak nyarinya “randha royal”, Mas. 😆

  13. Wah, selama ini cuma seringnya lewat jalan lintas Temanggung-Wonosobo aja eh..
    Embung Kledung, Posong, dll belum sempet ke sini.. haha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IBX5A924A2977604