Wisata di Lampung Selatan Anak Gunung Krakatau

Kuy Bro! Bersantai Ria di Pantai dan Mendaki Ceria di Lampung Selatan

548 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Wisata di Lampung Selatan- Kamu sudah pernah traveling ke Lampung belum? Jika belum pernah, gak ada salahnya loh kamu menelusuri kota yang sudah terkenal dengan begalnya ini. Bukan masalah begal saja kok mereka yang juara, masalah destinasi wisata juga tak kalah epik.

Nah, kali ini saya dapat chat dari salah satu teman Backpaker Jakarta (BPJ) yang mengajak eksplore Lampung, dengan senang hati saya mengiyakannya karena memang lagi butuh bangat yang namnya piknik. Untuk detail perjalanannya, simak yuk!

Perjalanan yang Santai dan Melelahkan Pun di Mulai. Ganbatte!

Biasanya anak-anak Backpaker Jakarta selalu mengadakan trip di hari Jumat sampai minggu, begitu juga dengan kali ini. Perjalanan di mulai dari Slipi-Jakarta menuju merak pada jam 9 malam. Dan sampai di Merak jam 01.00 pagi terus dilanjutkan lagi menaiki kapal untuk menuju Bakauhini di Lampung.

Setelah sampai di Bakauhuni, perjuangan belum selesai. Perjalanan selanjutnya menggunakan angkot yang sudah di sewa ditengah dinginnya malam kira-kira 2 jam lebih dan hingga akhirnya sampai di pagi hari. Setelah sarapan, perjalanan untuk menyeberang ke pulau sabuku dilanjutkan sebelum memulai mendaki anak gunung krakatau.

Hari Pertama, Jelajah Pantai Pun di Mulai. Berenang, Snorkling, Bermain Pasir.

Snorkling di Pulau Cemara, Hanya Sekedar Menuntaskan Asmara yang Kandas Sebelum di Sahkan di Depan Penghulu, Saksi dan Mertua!

Masalah putus asmara itu memang sungguh menyakitkan bro! Dia yang mengaku akan menemani berjuang ternyata lebih memilih berkhianat dan mengakhiri hubungan dengan kata “cukup sampai disini”, aku sudah gak tahan lagi sama kamu, kamu lebih memilih menghabiskan waktu dengan tarveling daripada denganku.

Wisata di Lampung Selatan Pulau Cemara
Ingin kutenggelamkan kenangan bersamamu di Pulau Cemara

Nah, daripada galau tak berkepanjangan. Mending snorkling ria di Pulau Cemara, melihat keindahan alam bawah laut yang menggoda dan tentunya tak berdosa jika dipandang secara terus menerus. Pulau cemara merupakan salah satu pulau yang ada di lampung selatan dan tidak berpenduduk.

Setelah Hubungan Kandas di Tengah Jalan, Jangan Lampiaskan ke Cabe-Cabean Lah Bro! Mending Ademkan Otakmu di Pulau Lagoon Cabe.

Jika sesak didada masih belum bisa ditepis dan kadang fikiran kotor akan datang menjelma. Bisikan syetan yang terkutuk kadang mengajak ke jurang neraka, mulai dari bisikan cari penggantinya sampai dengan mencari cabe-cabe yang berkeliaran di pojok Ibu Kota.

Wisata di Lampung Selatan Lagoon Cabe
Jangan sampai mencari cabe-cabean, mending snorkling di lagoon cabe

Jangan sampai menjalani jalan yang salah bro! Mending melanjutkan snorkling dan berenang asyik di pulau Lagoon Cabe. Lagoon Cabe merupakan salah satu spot terbaik untuk snorkling yang berada di kawasan cagar alam gunung krakatau. Berbagai macam ikan dan karang yang menawan dapat kamu lihat disini.

Tapi kamu harus hati-hati sahabat, karena kemaran ketika snorkling banyak yang kena gigit dan merasa gatal-gatal gitu.

Setelah Puas Dengan ke Dua Pulau Tersebut, Saatnya Istrirahat di Pulau Sabesi. Sekalian Meletakkan Semua Barang Bawaan.

Tak terasa jam sudah menunjukkan jam 11 an, akhirnya perjalanan pun dilanjutkan ke Pulau Sabesi. Pulau tempat untuk beristitahat sejenak dan melanjutkan makan siang. Pulau Sabesi ini merupakan pulau yang berpendduduk, dan disini juga lah tempat peninapan jika ingin mendaki ke anak Gunung Krakatau.

Wisata di Lampung Selatan Pulau Sabesi
Pulau Sabesi

Di sini juga kamu bisa melihat aktivitas anak-anak pulau ini yang mandi di laut dengan santainya serta beberapa kapal nelayan. Karena para nelayan juga memulai aktivitas untuk mencari nafkahnya disini. Di siang hari yang cerah saat istirahat ditemani dengan semangkok indomie dan kelapa muda.

Di Sore Hari, Perjalanan Selanjutnya ke Pulau Umang-Umang, Bisa Juga Buat Goyang Dumang ala Cita Citata.

Setelah puas dengan istrahat dan tidur siang, di sore hari perjalanan pun dilanjutkan menuju pulau umang-umang. Untuk menuju pulai ini, dari pulau Sabesi masih harus berjalan sekitar 10 menit di pinggir laut, kemudian dilanjutkan menggunakan kapal nelayan yang telah di sewa.

Untuk mencapai pulai ini, dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit. Karena ombak yang sangat ganas, jadi hati-hati ketika turun dari kapal menuju pulau ini. Pulau umang-umang juga tak berpenghuni tapi masalah keindahannya tak perlu diragukan lagi.

Wisata di Lampung Selatan - Pulau Umang-umang
Wisata di Lampung Selatan – Pulau Umang-umang

Pulau umang-umang mempunyai kesitimewaan yang sangat menawan, mulai dari hamparan pasir putih yang landai, bebatuan granit yang eksotis serta hijaunya pepohonan di pinggir pantai. Tak hanya itu, momen sunsed juga menjadi keistimewaan setia dari pulau ini.

Hari Kedua, Mendaki Ceria Pun di Mulai dan di Lanjutkan Kembali dengan Snorkling.

Perjalanan Menuju Anak Gunung Krakatau Pun di Mulai, Semangat ya!

Di hari kedua, jam 3 pagi harus bangun untuk melanjutkan perjalanan ke Anak Gunung Krakatau. Di pelukan angin laut yang sungguh bisa membuat badan menggigil. Dalam perjalanan yang ditemani dengan ganasnya ombak, sempat membuat berfikir dua kali untuk melanjutkan perjalanan ini.

Hening, mencekam ketika beberapa kali ombak yang ganas menghantam kapal. Semua memakai peralatan safety. Dan setelah ombak mulai bersahabat, kebanyakan dari peserta mengahabiskan waktu untuk tidur setelah lelah berjuang dengan ganasnya ombak.

Rasa was-was belum sirna semunya, setelah mencapai dermaga anak gunung krakatau. Keganasan ombak pun kembali tak bersahabat, bahkan ada beberapa peserta yang terdampar ketika akan turun dari kapal menuju bibir pantai karena diterjang ombak.

Wisata di Lampung Selatan - Sunrise Anak Gunung Krakatau
Wisata di Lampung Selatan – Pagi yang mencekam di bibir pantai

Setelah semua selesai turun dari kapal, panitia dan penjaga pos awal pendakian memberikan informasi pendakian, mulai dari tata krama sampai dengan hal-hal yang dilarang. Sebelum melanjutkan pendakian, berdoa pun di mulai. Oh ya, ketika mengunjungi ini kamu juga bertemu dengan beberapa komunitas di sana.

Pendakian ini mebutuhkan waktu kurang lebih 45 menit dengan tanjakan yang cukup curang dan di hiasi dengan hutan-hutan kecil, kemudian pasir dan krikil yang selalu siap membuat dirimu jatuh jika tak hati-hati.

Wisata di Lampung Selatan Para Pendaki Ceria
Wisata di Lampung Selatan – Para Pendaki Ceria

Sebagi informasi buat kamu, Krakatau merupakan salah satu gunung api paling terkenal di Indonesia, tapi sejak meletus pada tahun 1883 gunung krakatau menghilang dan sekarang terkenal dengan anak krakatau. Anak gunung krakatau terbentuk pada tahun 1927 sekitar 40 tahun setelah Gunung krakatau meletus.

Anak gunung krakatau muncul dari kawasan kaledra purba gunung krakatau yang masih aktif dan terus bertamabah. Kecepatan pertumbuhan tinggi gunung ini mencapai 20 inci setiap bulannya atau bertambah 20 kaki setiap tahun dan lebih lebar 40 kaki.

Wisata di Lampung Selatan - View dari Anak Gunung Krakatau
Wisata di Lampung Selatan – Menikamti Laut dari Anak Gunung Krakatau

Setelah puas dengan anak gunung krakatau, kami pun turun ke pos dan dilanjutkan untuk makan siang sejenak dan langsung melanjutkan perjalanan ke pulau sabesi lagi untuk packing kembali pulang ke Jakarta. Tapi sebelum ke Pulau Sabesi, perjalanan masih dilanjutkan menuju pulau sebuku.

Sebelum Mengakhiri Masa Lajang, Eh Maksudnya Masa Liburan di Lampung Selatan. Snorkling di Pulau Sebuku Kudu di Coba dan Say Good Bye.

Nah, untuk mengakhiri liburan ini. ditutup dengan snorkling dan berenang di pulau sebuku. Pulau sebuku merupakan salah satu pulau terbesar di selat sunda yang memisahkan antara pulau jawa dan Sumatera.

Wisata di Lampung Selatan Pualu Sebuku
Wisata di Lampung Selatan Pualu Sebuku

Kamu tak akan rugi mengunjungi pulau ini karena mempunyai beberapa keistimewaan, seperti pasir putih yang bersih dengan garis pantai yang landai, air lautnya yang jernih nan berwarna hijau kebiruan.

Catat! Biaya-BiayaΒ Wisata di Lampung Selatan

1. Ongkos Bis Jakarta-Lampung PP Rp. 65.000,-
2. Biaya Open Trip Rp. 360.000,- termasuk makan, penginapan dan tiket wisata.
3. Sewa Alat Snorkling Rp. 80.000,- untuk 2 hari
4. Jajan selama di Pulau Rp. 70.000,- dan oleh-oleh Rp. 100.000,-
5. Taxi dari Priuk ke Kos Rp. 30.000,-

53 Replies to “Kuy Bro! Bersantai Ria di Pantai dan Mendaki Ceria di Lampung Selatan”

  1. Ga ketemu begal disana bang idris? Hatinya aman brati πŸ˜‚πŸ˜‚

    Lampung memang banyak pantainya dan saya belum menjelajahinya πŸ˜…

  2. Nama pulaunya unik-unik.
    Pulau Cemara tempat menuntaskan asmara yang kandas. Pulau Lagoon Cabe bukan cabe-cabean. Pulau Sabesi tempat angkat besi. Pulau Umang-umang bisa sambil goyang dumang dan pulau Sebuku tempat asyik baca buku.

    Oleh-olehnya mana?

  3. Setiap tempat wisata mempunyai keunikan masing-masing ya mas, jadi nggak pernah membosankan, meskipun selalu mengunjungi pantai tapi ada khasnya masing-masing.

    Bisa mendaki Anak Gunung Krakatau pasti menyisakan kenangan yang tak terlupa ya. Mengingat ibu dari anak ini adalah gunung terkenal yang letusannya sangat dahsyat saat itu :).

  4. Alhamdulillah, selamat datang di Lampung kota Tapis Berseri. Terima kasih sudah mendatangi Lampung, sering-seringlah datang ke daerah kami agar kami bisa terus belajar untuk memberikan yang terbaik yang kalian inginkan. Hem itu masih Lamsel ya, masih banyak loh yang indah di propinsi Lampung hehe

  5. Wkwkwk bacanya sampe ngakak, trus akhirnya ketemu cabe-cabean nggak di Lampung? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Saya belum pernah ke Lampung, tapi kayaknya kadung jatuh cinta sama pantai di Sulawesi. Xixixi

  6. Waeee ww. Masya Allah indah sekali pemandangannya. Duh duh saya sudah lama ingin berwisata seperti ini, melepas penat semua urusan pekerjaan, dan kesibukan keluarga. Kapan ya

  7. Aku belum pernah ke lampuuuung, itu sunrisenya indah bangggettttt… Kapan ya bisa jelajah lampung πŸ™
    Bikin iri aja ih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IBX5A924A2977604