Seperti Senja

Seperti Senja, Kamu Datang Membawa Kesejukan dan Meninggalkan Luka yang Mendalam

1,220 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Seperti Senja – Ingatkah kamu saat kita awal berkenalan? Ingatkah saat dulu kita bersama,tertawa terbahak-bahak bagaikan tanpa masalah sedikitpun? Ingatkah kamu saat kita bersedih bersama menghadapi suatu masalah yang memang harus kita selesaikan bersama? Masih ingatkah kamu saat memegang tanganku dan mengucapkan kata-kata yang membuatku percaya padamu dan berhasil meluluhkan hatiku.

Kamu yang selalu ada di saat aku bersedih, terluka bahkan terpuruk. Kamu yang selalu menyediakan bahu untuk bersandar ketika semua orang mencomoohku. Bahkan kamu yang selalu bisa membuatku tersenyum meski hati ini dalam luka yang teramat dalam.

Aku mencintaimu , katamu selirih angin sore . Namun aku takut ketika aku membuka mata dan kamu tak lagi ada

Tapi itu hanya dulu, ketika dia orang yang kamu sebut sebagai adek mampir sejenak kedalam hubungan kita. Mulai merengget kebahagian yang pernah kita jalin dan bahkan kini mengukir luka yang teramat dalam, membuatku tak mampu untuk melangkahkan kaki lagi.

Dan sekarang, kamu mulai berubah menjadi dingin sedingin salju. Tak pernah menghiraukanku lagi, tak sedikitpun peduli lagi bahkan kamu cenderung lebih menyakitiku dengan tingkahmu yang semakin membuatku muak. Jika kamu ingin pergi, setidaknya ucapkan kata perpisahan dengan baik.

Seperti senja, kamu datang dengan kesejukan dan meninggalkan luka yang mendalam.

Aku Tak Pernah Menyesal Mengenalmu, Karena Denganmu Mengajariku Arti Dari Sebuah Penghianatan. Seperti Senja, Datang Dengan Semua Kesejukan Lalu Pergi Meninggalkan Kenangan.

Apa aku boleh mengatakan kamu sungguh keterlaluan, sejatinya setiap tamu yang datang akan mengucapkan kata berpisah juga. Apa aku boleh menyebutmu sebagai pendusta, karena janji-janji dan bualan manismu masih terpatir di sanubari. Atau dengan sebutan apa aku harus menyebutmu!

Meski semua janjimu hanya kata semata. Tapi percayalah, aku tidak pernah menyesal sedikitpun mengenalmu karena denganmu aku mengerti sebuah arti pengorbanan, penghianatan,bahkan sakitnya patah hati. Kelak, jika kamu telah resmi memilihinya, tolong pegang erat tangannya.

Jangan pula kamu menyakitinya seperti kamu menyakitiku. Jangan biarkan ada air mata menetes dipipinya seperti air mata yang selalu menetes di pipiku. Dan jangan pula kamu cekokin dia dengan janji palsu atau bahkan gombalan yang tak berujung.

Artikel ini merupakan kiriman dariΒ  Maspupah Daulay.Β Artikel ini sudah di edit oleh admin, bagi kamu yang punya pengalaman hidup, bisa bangat untuk hubungi saya. Itulah sedikit kisah hidupnya tentang hubungan yang membawa luka, sama seperti senja yang membawa kesejukan lalu pergi meninggalkan kenangan.

12 Replies to “Seperti Senja, Kamu Datang Membawa Kesejukan dan Meninggalkan Luka yang Mendalam”

  1. Tak perlu larut dalam kesedihan justru itu akan membuatmu tahu siapa orang terbaik disisimu,Pedih sekarang lusa bahagia kan menjelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IBX5A924A2977604