Ciamik! Ini 9 Pura yang Harus Kamu Sapa Jika Sedang Bertandang di Bali

Pura di Bali

26 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Pura di Bali- Berbicara masalah Bali pasti identik dengan pantai-pantai yang indah dan pura-pura yang bersejarah dan ciamik. Memang Bali sering dijuluki sebagai kota seribu pura karena hampir disetiap pojok kota ini terdapat pura yang berdiri dengan megah dan gagah.

Pura sendiri merupakan tempat ibdah agama hindu di Indonesia. Dan Bali merupakan salah satu kota yang penduduknya mayoritas ummat hindu, jadi wajar saja jika Pura sangat mudah ditemukan di pulau dewata ini. Selain tempat beribadah, pura juga sering dijadikan sebagai destinasi utama ketika bertandang ke Bali.

Untuk pengalaman gue traveling di Bali, bisa cek di : 13 Destinasi Wisata di Bali yang Layak Kamu Sambangi, dan Pasti Kamu Ingin Kesana Lagi

Nah, dari sekian banyak pura yang ada di Bali. Pura mana saja yang harus kamu sambangi biar menambah pengetahuan dan mengabadikan moment yang instagramble. Simak yuk, ulasan dari ngayap.com.

1.Pura di Bali Pertaman, Melihat Dengan Jelas Pura Ulun Danu, Si Cantik Yang di Abadikan di Uang Rp. 50.000

Pura Ulun Danu di Danau Beratan Bedugul tersebut dari urain sejarah dalam lontar Babad Mengwi, bahwa di kawasan ini terdapat dua peninggalan sejarah yaitu sarkopagus dan juga papan batu yang berasal dari jaman Megalitikum, sehingga terbilang sudah cukup kuno dan tua, berasal dari tahun 500 SM. Jadi tempat ini sudah digunakan sebagai tempat melakukan ritual sejak jaman megalitikum.

Kedua artefak tersebut sekarang diletakkan di dalam pura. Kalau sejarah keberadaan pura Ulun Danu dikaitkan dengan nama Bedugul rentang waktunya sangat jauh, perbandingannya jaman Megalitikum dengan masuknya Islam ke Bali kalau dikaitkan dengan kata “bedug” pada nama Bedugul.

Pura di Bali
Pura di Bali – Pura Ulun Danu via instagram.com @marioephonk

Menyimak sejarah dari pura Ulun Danu tersebut, sekilas tersirat dalam lontar Babad Mengwi yang menguraikan, Saat raja Mengwi yaitu I Gusti Agung Putu mengalami kekalahan dalam perang melawan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng. Dalam kekalahannya I Gusti Agung melakukan tapa semadi di puncak Gunung Mangu untuk memohon pencerahan dan kesaktian, setelah berkat tersebut didapatkan beliau bangkit dan mendirikan istana Belayu (bela ayu) dan kembali berperang melawan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng, dan berhasil dengan kemenangan, setelah kemenangan tersebut raja mendirikan pura di tepi danau Beratan dan sekarang bernama pura Ulun Danu.

2. Menelisik Keberadaan Sejarah Kerajaan Mangli Lewat Pura Taman Ayun

Pura yang dibanguan pada tahun 1634 ini terletak di Mengwi, Badung Bali. Pura ini merupakan paibon bagi Kerajaan Mengwi yang dibangun oleh I Gusti Anom. Di pura ini juga terdapat meru-meru yang menjulang tinggi dan megah dan diperuntukkan bagi para Dewa yang beristana maupun leluhur kerajaan. Pura Taman Ayun dibagi menjadi tiga tingkat halaman dan setiap tingkat memiliki fasilitas dan tujuannya masing-masing.

Pura di Bali
Pura di Bali – Pura Taman Ayun via .instagram.com @mikibeetle2

3. Mensucikan Hati dan Pikiran di Air Pura Tirta Empul. Adem Benar!!!

Tirta Empul memiliki arti air yang keluar dari tanah yang mengalir tanpa terputus. Sumber mata air berasal dari pertemuan beberapa sungai, mengalir, menyembur dan ditampung dalam sebuah kolam yang diberi nama Tirta Suci. Kemudian dialirkan lagi melalui pancuran-pancuran yang terbuat dari batu.

Pura di Bali
Pura di Bali – Pura Tirta Empul

Pancuran-pancuran tersebut mempunyai makna dan kegunaan masing-masing dengan nama Tirta Teteg, Tirta Sudamala, Tirta Pengelukatan, Tirta Pamarisuda, Tirta Pamlaspas, Tirta Panglebur Impian Ala, Tirta Pangentas dan Tirta Pembersihan.

4. Pura Tanah Lot dan Pura Batu Bolong Bisa Kamu Sambangi Sekaligus, Pemandangannya Tak Kalah Menarik dan Bersaing Juga Meraka.

Pura Tanah Lot atau sering juga disebut Pura Luhur Tanah Lot merupakan sebuah tempat suci agama Hindu yang mempunyai keindahan natural. Pura ini terletak di Tepi Pantai Tanah Lot dan berdiri diatas batu karang laut yang tangguh dan kuat. Disebelah baratnya juga terdapat pura yang disebut Pura Batu Bolong yang juga memilki keindahan dan pemandangan yang tidak kalah indah dan megahnya.

Pura di Bali
Pura di Bali – Tanah Lot Bali via instagram.com @fitreisen

5. Menikmati Tari Kecak Sebagai Bonus Utama Kala Mengunjungi Pura Luhur Uluwatu.

Dari sekian banyak pura hindu yang traveler ingin kunjungi di Bali, Pura Luhur Uluwatu pasti salah satunya. Pura ini terletak di tepi tebing di bagian selatan Bali. Pura ini merupakan salah satu dari pura yang memiliki status sebagai Sad Khayangan Jagat, yaitu pura yang dianggap sebagai penyangga poros mata angin di bali.

Pura di Bali
Pura di Bali – Pura Ulu watu via instagram.com @liburanhemat.id

Pura Uluwatu adalah salah satu tempat wisata di Bali yang berada di atas sebuah tebing yang menjorok ke laut. Pura Uluwatu tidak hanya menawarkan suasana religius khas Bali, namun juga menawarkan keindahan panoramanya, terutama suasana sunsed tenggelamnya yang sudah sangat terkenal. Di Pura Uluwatu Anda akan berjumpa dengan jumlah kera yang dipercaya berfungsi menjaga kesucian Pura Uluwatu. Untuk area berbayar Pura Uluwatu, anda harus menggunakan sarung dan selendang yang merupakan simbol hormat kepada kesucian Pura Uluwatu.

6. Pura Basekih, Pura di Atas Ketinggian 1.000 MDPL yang Merupakan Pura Terluas di Bali.

Nama Pura Agung Besakih bisa dikatakan sama terkenalnya dengan Tanah Lot, Kuta, atau Gunung Agung di Bali karena tempat peribadatan umat Hindu ini merupakan induk pura-pura yang ada di Pulau Dewata. Pura ini masih menyandang konsep terdahulu, yakni terdiri dari 18 pura pendukung (pekideh) yang merupakan satu kesatuan konsep dengan titik pusat berada di Pura Agung Besakih.

Pura di Bali
Pura di Bali – Pura Basekih via .instagram.com @tedu21

Kawasan Pura Besakih menempati areal yang lumayan luas dalam radius sekitar 3 kilometer dengan Pura Pesimpangan di sisi hilir dan Pura Pangubengan di sisi hulu. Dalam setiap tahunnya di Pura Agung Besakih kerap diadakan upacara Bhatara Turun Kabeh, atau sering juga disebut dengan Ngusaka Kadasa.

7. Pura Goa Gajah, Ada Gajahnya Gak Sech Sebenarnya! Cek Aja Langsung Kesan yaa.

Jangan harap kamu akan menemukan seekora gajah disini, karena memang tak ada satu pun gajah disini. Dinamakan goa gajah karena didepan pintu goa terdapat relief gajah. Goa gajah ini sendiri berada di dsea Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Pura Goa Gajah
Pura Goa Gajah via instagram.com @merino198631

Goa Gajah dibangun sekitar abad ke-11 dan merupakan tempat bertapa raja zaman dahulu. Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk 1 orang. Diluarnya terdapat ukir – ukiran dan 2 patung penjaga. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Bagian kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa.

8. Unik dan Ciamik, Ada Pura Goa Lawah yang Berbau Kelelawar. Rasakan Sensasinya yaa!

Pura yang terletak di desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan ini harus masuk dalam list travelingmu karena pura goa lawah ini sangat unik serta lokasinya yang mudah dijangkau dan strategis. Pura ini juga termasuk dalam pura sad kahyangan.

Pura Goa Lawa
Pura Goa Lawa via instagram.com @the_witch_of_nyc

Sangat berbeda dengan pura Sad Kahyangan lainnya, di pura ini wisatawan bisa menemukan sebuah goa yang dihuni oleh ribuan kelelawar. Jadi tak heran, saat memasuki bibir goa bau khas pesing kelelawar akan mengganggu sedikit wisatamu. Tapi seru juga kan.

9. Perpaduan Kebuadayaan Ummat Hindu dan Tionghoa dapat Kamu Abadikan di Pura Dalem Balingkang.

Pura Dalem Balingkang dikenal memiliki keunikan tersendiri karena terdapatnya ornamen uang kepeng dan interiornya. Terlebih bangunan pura ini juga sangat mirip dengan bentuk pagoda, dimana hal ini sangat terkait dengan proses akulturasi budaya dengan Tionghoa. Pura Dalem Balingkang juga dulunya difungsikan sebagai istana raja keturunan Raja Sri Jaya Pagus. Yang menarik ialah keberadaan Palinggih Ratu Ayu Subandar yang didominasi dengan warna mencolok, merah dan kuning.

Pura Dalem Balingkang
Pura Dalem Balingkang via instagram.com @jg_hermanda

Tahukah Anda bahwa kedua warna itu sangat khas dengan warna pada bangunan tempat peribadatan masyarakat Tionghoa, Wihara. Yang berfungsi sebagai tempat pemujaan kepada Kang Cing Wie yang diyakini banyak membawa berkah. Pura Hindu di Bali dipengaruhi oleh unsur-unsur Tionghoa, karena adanya proses akulturasi budaya antara kebudayaan Bali dengan budaya Tionghoa.

Nah itulah sembilan pura yang layak kamu sambangi jika sedang traveling di Bali. Jika menurut kamu ada yang lebih layak, jangan sungkan-sungkan untuk share dan komentar yaa.

9 thoughts on “Ciamik! Ini 9 Pura yang Harus Kamu Sapa Jika Sedang Bertandang di Bali

  1. Saya bener bener ngiler kalo liat postingan blogger2 traveling
    pengen rasanya bisa jalan jalan gitu
    tapi saya tetep pengennya ke lombok dulu
    sekrang masih nabung dan nunggu waktu yang pas hehe

      1. kurang tau mas idris
        tapi mungkin di tahun 2018 gk tau persisnya kapan?
        soalnya waktu libur dari kerja yang memang sulit di pasin

  2. kemarin pegawai bawahan aku yang masih honor malah minta izin dia ke bali lalu ke lombok ,wah aku saja belum pernah langsung begitu tapi satu -satu, bali pokoknya bikin balik ke sana lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *