Menjajal Keindahan Curug Ciampea dan Green Lagoon di Kaki Gunung Salak

Green Lagoon

Bukan rahasia lagi, Kota Bogor memang memiliki banyak curug atau air terjun yang begitu jernih. Wisata ini memang menjadi sasaran para wisatawan yang sedang berkunjung ke Bogor. Di balik banyaknya curug yang sudah naik pamor, terdapat sebuah curug cantik yang baru terekspos keberadaannya di Bogor yakni Curug Ciampea dan Green Lagoon.

Kali ini saya mengikuti trip bersama Keluarga Tetelan dan rata-rata peserta di ikuti oleh Backpaker Curug dan Backpaker Jakarta. Saya juga sebenarnya di ajak bro Arman yang selalu hobby traveling pantai dan curug. Mau di ajak ke Gunung dia mah orangnya pasti bilang “Big No”.

Simak yuk perjalanan ke Curug Ciampea dan Green Lagoon yang bisa menambah teman atau hanya sekedar menikmati alam bersama.

Perjalananan di Mulai dari Priuk ke Bogor, Kemudian di Lanjutkan Menaiki Angkot yang Sudah di Sewa Kawan!

Kok bahasanya sekarang pake kawan ya! Maklum saja awak kan baru pulang kampung dari Medan jadi mesih terbiasa dengan bahasa Indonesia ala Medan dan melayu gitu. Maklumin saja ya kawan!

Perjalanan Menuju Curug Ciampea dan Green Lagoon
Perjalanan Menuju Curug Ciampea dan Green Lagoon

Dari priuk saya dan Bro Arman berangkat menuju Stasiun Manggarai karena sebelumnya memang dia menginap di kosan supaya berangkatnya bareng. Niat awalnya mah nonton bola bertiga, yang ada malah lomba molor. Setelah sampai di Manggair perjalanan di lanjutkan ke Bogor dengan menggunakan KRL

Jalanan yang Terjal Membuat Kami Dua Kali Naik Turun Angkot Karena Gak Kuat Nanjak, Sumpah Ini Seru Bangat Kawan!

Setelah semua peserta berkumpul dan kami melanjutkan perjalanan menuju Curug Ciampea dan Green Lagoon dengan tiga angkot. Nah, kebetulan di angkot saya hampir semua sudah kenal karena sudah pernah ngetrip bareng juga, mereka adalah Kak Maria Ngesot, Kak Nia, Kak Yani dan Putri Kecilnya, Bro Arman dan Dua lagi baru saya kenal yaitu Kak Berti dan Kak Dewi (Nice to meet you all).

Hutan Pinus Menuju Curug Ciampe dan Green Lagoon
Hutan Pinus Menuju Curug Ciampe dan Green Lagoon

Perjalanan panjang tak terasa karena ditemani oleh obrolan yang penting gak penting tapi bisa bikin ngakak. Sesekali angkotan kami juga gak kuat nanjak di jalanan dengan ketinggian melangit dan sempit pula. Terpaksa naik turun angkot menjadi hal yang lumrah jika ngetrip ke Bogor.

Perjalananan ke Curug Ciampea dan Green Lagoon Sah di Mulai. Menanjak, Melewati Hutan Pinus, Menyusuri Jembatan dan Naik Turun Tangga. Fix Kudu Kesana Kamu Kawan!

Setalah angkot sampai dengan parkir untuk menuju curug Ciampea dan Green Lagoon, saatnya perjalanan bahagia ini di mulai dengan tanjakan yang bikin ngos-ngososan. Tanjakan dengan kemiringan 70 derajat dan jarak tempuh kurang lebh 15 menit akan menjadi awal mula tracking, kemudian dilanjutkan lagi berjalan kurang lebih 40 menit.

Sesekali kami istrahat dibawah hutan pinus dan kemudian melanjutkan perjalanan lagi. Selama perjalanan kamu akan disuguhkan dengan pemandangan khas alam bogor. Di sambut dengan barisan hutan pinus selama perjalanan, menyusuri jembatan, menaiki dan menuruni tangga menjadi teman perjalanan juga.

Apapun yang Kamu Lakukan, Jangan Lupa Wifi
Apapun yang Kamu Lakukan, Jangan Lupa Wefie

Rasa lalah dan capekmu tidak akan terasa karena perjalanan kali ini ditemani dengan mereka yang hobby selfie ria dan tentunya kocaknya kebangatan. Jadi jangan sungkan hanya sekedar untuk ketawa terbahak-bahak untuk mnegilangkan penatnya kerjaan di Ibu Kota atau hanya sekedar untuk membunuh rindu yang menyesakkan karena sakitnya di khianati.

Ini Dia Curug Ciampea, Meski Debit Airnya Kecil dan Kolam Alaminya Tidak Dalam. Dinginnya Bisa Membuatmu Lupa Menjawab Pertanyaan Kapan Menikah?

Suasana Curug yang cukup ramai pengunjung membuat suasana semakin bahagia, Pemandangan muda-mudi yang sedang menjalin cinta yang belum halal juga sesekali terlihat di mabuk cinta. Ada juga segerombolan komunitas yang sungguh agamais dengan baju muslimah yang taat.

Curug Ciampea
Curug Ciampea

Curug Ciampea mengalir dari atas dengan ketinggian kurang lebih 7 meter. Debit air yang tak terlalu banyak mengalir dengan mesra di bebatuan seakan mereka tak mau lepas dari kebersamaan. Tidak seperti kita dulu yang berjanji menjalin hubungan yang serius tapi berujung saling menghianati dan membenci. Maaf ya!

Puas Dengan Curug Ciampea, Ada Kolam Alami Green Lagoon yang Siap Kamu Renangi. Sungguh Kalori Terbakar Sia-Sia.Haha

Setalah puas dengan curug Ciampea. Kami melanjutkan makan siang dipinggir curug dan Alhamdullah perut pun kenyang. Nah, tumpukan lemak otomatis akan bertambah, tak ada salahnya untuk berenang di Green Lagoon. Kolam renang alami dengan kedalaman kurang lebih 1,7 Meter ini sungguh pas buat kamu yang suka berenang.

Berenang di Green Lagoon
Berenang di Green Lagoon 2=

Bagi kamu yang punya nyali lebih, kamu bisa melompat dari bebatuan dan terjun langsung ke kolam alami tersebut. Tapi tetap hati-hati ya, karena bagaimanapun keselamatan adalah hal yang terpenting. Green Lagoon menjadi spot yang menarik untuk diabadikan dan mungkin ini lah ratu dari curug di kawasan ini.

Tak Jauh dari Green Lagoon, Ada Sebuah Curug Dengan Ketinggian kurang Lebih 8 Meter.

Tak jauh dari green lagoon atau berjalan kurang lebih 3 menit ada sebuah curug juga tapi saya lupa namanya. Curug dengan ketinggian kurang lebih 8 meter ini emang tak begitu ramai dan justru sepi pengunjung. Tapi tak ada salahnya juga kamu sekalian melipir.

Curug Ciampea
Kak Nia

Rerumputan yang hijau di pinggir curug, perpaduan air terjun dan dinding tempat melepas air menjadi harmoni yang tak kalah menarik untuk di abadikan.

Catat! Berikut Rincian Biaya ke Curug Ciampea dan Green Lagoon.

  1. Biaya Share Cost Rp. 82.500 untuk sewa angkot dan tiket masuk
  2. Tiket KRL PP Rp. 10.000,-
  3. Parkir di Stasiun Manggari Rp. 8.000,-
  4. Jajan dan makan Rp. 40.000,-

Nah? Bagi kamu yang mempunyai pengalaman menarik ketika mengunjungi curug ciampea dan green lagoon jangan sungkan-sungkan untuk komentar di bawah ya! Atau bagi kamu yang ingin mengajak mimin jalan-jalan bisa hubungi saya langsung via wa atau ig @idrisshikamaru.

44 thoughts on “Menjajal Keindahan Curug Ciampea dan Green Lagoon di Kaki Gunung Salak

  1. waaaa keren banget ya kak pemandangan curug ciampea ini.. pernah sekali2nya main ke curug cimahi itupun dulu haha sampai sekarang belum pernah main lagi ke curug. liat postingan ini jadi baper pengen main xixixix

  2. Ini baru-benar-benar blogger traveling yang berani dan mau naik turun angkot. Mantap pokoknya. Wah sepertinya ini sama dengan saya, seorang blogger jakarta utara nih.

  3. Keren sekali, kawan! 😀 hihihi.
    Curug = air terjun. Debit airnya kalau musim hujan mungkin lebih dari yang ada di foto ya. Di Ende juga banyak air terjun, bahkan tidak perlu jauh2 hehehe. Kadang dari pinggir jalan juga kelihatan air terjunnya. Semoga bakal sampai ke sini juga sayanya. Nice pos …. kawan 😀

    1. Enak dong yaa, klo gak perlu jauh2 sudah ada air terjunnya… Di promosikan saja kak mana tahu banyak pengunjungnya nanti

  4. dulu waktu kecil kalau ke tempat terpencil seperti ini selalu teringat film bang saur sepuh atau tutur tinular nemu pendekar di tengah hutan he he, sekarang fokus sama keindahan alamnya

  5. Wadooh .. itu green lagoonnya cakep banget ya, kawan eh#’ Idris …
    Hahahaa .. ikut-ikutan nyebut istilah kawan niih 😅

    Setiap lihat artikel tentang Bogor selalu muncul nyesel … mmc buat nyimpen semua foto liburan di Bogor, hilang !!.
    Sedih rasanya.

    Aku dulu sempat tinggal di Bogor sekitar 6 tahun, Idris.

  6. Wah bogor banyak juga air terjunnya. Pernah ke bogor tapi cuma main ke peternakan sapi dpank. Hahahah

  7. Ke curug tanpa trekking ke dalam hutan itu memang kurang seru. Jdi yaa bagusnya trekking dulu biar sensasinya lebih terasa.

    Di kab. Semarang juga ada beberapa curug yang mesti treking terlebih dahulu. Mungkins sekitar 30-60 menit. Jadi lbih seru 😀

  8. gunung salak ini apa gunung yang jadi saksi pesawat jatuh beberapa waktu yang lalu ya.
    di bawahnya ternyata terdapat air yang menyegukkan
    itu putri2nya ya mas?

  9. Itu tebingnya juga bagus ya?

    Terus itu, sewa angkot Rp 82.500 itu per rombongan? Kalau rombongan berarti tiket masuknya murah banget.

    1. Rp. 82.500 Per orang kak, itu sudah masuk tiket masuk sama sewa angkot PP. Biasnaya angkot di bogor rata-tara Rp. 300 sampe 400 ribu sewanya.

  10. pokoknya kalau sudah nemu air yo wiss mangkal disitu saja saya bang bisa lupa naik seperti gajah berendam

  11. Koreksi dikit om… Curug Ciampea dan Green Lagoon terletak di Kabupaten Bogor bukan Kota Bogor.. hahahaha..

    Soalnya Bogor itu terbagi dua, yaitu Kabupaten dan Kota Bogor. Ntar yang punya Kabupaten bisa rusuh karena di Kota Bogor sendiri tidak ada Curug.. adanya Kebun Raya saja..

    Kalau lagi main ke Bogor ajak-ajak saya ya Bang..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *