Menjelejahi Curug Cipeteuy, Segitiga dan Leuwi Anteng di Arca Domas Bogor

Curug Lewi Anteng Bogor

Bogor memang tak pernah kehabisan destinasi air terjun atau yang lebih terkenal dengan istilah curugnya. Hampir disetiap sudut kota ini menyimpan segudang destinasi curug. Salah satunya adalah di daerah Arca Domas Bogor. Nah, kali ini ngayap.com menjelajahai curug yang ada di Arca Domas.

Dari Priuk ke Bogor, di Lanjutkan Sewa Angkot ke Arca Domas.

Saya berangkat dari kosan menuju Bogor dengan menggunakan transjakarta ke Manggarai kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Commuterline dengan tujuan Bogor. Setelah sampai di Stasiun, saya langsung ketemu dengan team pecinta jalan-jalan yang terdiri dari 7 orang.

Kami berkumpul di KFC di depan stasiun Bogor kemudian dilanjutkan menaiki angkot yang sudah disewa oleh team. Perjalanan kurang lebih 1 Jam 30 menit untuk mencapai daerah parkiran kawasan Arca Domas.

Bukan Barisan Mantan, Barisan Hutan Pinus Akan Menemani Perjalanan ini. Kalo ke Pelaminanan Mah Bareng Kamu ya Entar!

Dari parkiran kemudian kami berjalan dengan sangat bahagia, jalanan tanah dan sedikit kerikil akan menemani setiap langkah kaki melangkah. Setelah berjalan kurang lebih 15 menit, kami pun disambut barisan hutan pinus yang berjajar rapi yang mengingatkanku terhadap kenangan kala mengunjungi hutan pinus di kota tersenyum bersama dia yang pernah mengisi kekosongan hati ini. (jaman zahiliyah).

Hutan Pinus Arca Domas
Hutan Pinus Arca Domas

Perjalanan masih dilanjutkan dibawah naungan hutan pinus, jalanannya hanya menurun hingga ketemu sebuah warung yang menjual berbagai makanan ringan serta beberapa pengunjung lain yang sedang camping ceria, karena memang disini ternyata menyediakan lokasi camping.

Nah, setelah puas makan indomie. Kami melanjutkan perjalanan menuju curug-curug yang ada disekitar.

Curug Cipeteuy, Curug Mungil Dengan Kolam Alami Nan Jernih.

Curug pertama yang dikunjungi adalah curug Cipeteuy. Curug ini tidak begitu tinggi, hanya sekitar 2 meter dengan kedalaman 2 meter juga. Jadi sangat cocok buat renang tapi sayangnya lebarnya sangat kecil sehingga paling hanya bisa di isi 7 orang.

Curug Cipeteuy Bogor
Curug Cipeteuy Bogor

Nah, untungnya ketika mengunjungi curug ini. Ternyata rata-rata pengunjung tak bisa berenang (hahaha). Jadi saya sangat puas berenang disini, hitung-hitung untuk membakar kalori (olahraga sambil wisata). Dan teman-teman trip kali ini juga sebagian tak bisa renang.

Oh iya, rata-rata pengunjung curug ini adalah dareha Jabodetabek. Karena mungkin masih banyak yang belum tahu karena kurang promosi.

Terinspirasi dari Cinta Segitiga (Bohong ini ya), Curug Segitiga Ini Memang Lumayan Menantang Untuk di Taklukkan.

Setelah puas dengan curug Cipeteuy, kami melangkahkan kaki tanpa alas kaki untuk menuju Curug Segitiga. Jaraknya memang tak jauh, hanya berkisar 400 meter tidak seperti kala itu yang menjalin cinta antara Jakarta dan kotamu (pura-pura lupa nama kotanya) dan akhirnya kandas jua.

Setelah sampai di kawasan Curug Segitiga, kami harus menuruni sebuah tangga yang cukup miring. Dan kemudian jika dilanjutkan menuju curug yang ke kanan dan bertemu dengan adek-adek yang sedang makan bersama. Sungguh bahagia mereka, jadi ingat waktu SD makan bareng teman di Sungai tapi cabe dan sayur-mayurnya nyuri di kebon warga yang digunakan untuk masak ikan.

Curug Segitiga Bogor
Curug Segitiga Bogor

Belom lagi nyuri kelapa muda, pokoknya semua yang dekat lokasi makan berubah menjadi hal milik. OMG dulu bahagia saya hanya di ukur makan disawah ditemani sahabat-sahabat dan bolos sekolah pula (jangan dicontoh yaa).

Setelah melewati adek-adek tersebut, kami masih berjalan di aliran curug hingga akhirnya salah satu curug segitiga memanggil saya untuk segera menyeburkan diri. Dengan ketinggan kurang lebih 3 meter, dan membentuk kolam renang dengan kedalaman mencapai 3 meter lebih.

Jika kamu gak bisa berenang, jangan sampai kamu berani ketengah dan dekat dengan jatuhan debit air karena bebatuan yang sangat besar berkeliaran di tengah curug.

Sebenarnya curug ini disebut sebagai curug Segitiga karena membentuk segitga. Jadi ada dua curug yang mengalir dan bersua di bebatuan yang ciamik.

Curug Lewi Anteng, Hati yang Galau Langsung Anteng Karena Memang Bisa Menyejukkan Pandangan Mata.

Setelah puas dengan curug Segitiga, saatnya melangkahkan kaki kembali ke Curug Lewi Anteng. Untuk mencapai curug ini kami berjalan dengan santai kurang lebih 7 menit. Curug ini lah salah satu curug yang paling dangkal tetapi sangat instgramble.

Curug Lewi Anteng Bogor
Curug Lewi Anteng Bogor

Curug ini tidak mencapai sampai satu meter tetapi air yang jernih serta dedaunan di pinggir curug membuat mata menjadi sejuk. Ditambah lagi bebatuan yang cukup besar membuat nuansanya samkin syahdu. Tak begitu lama kami mengunjungi curug ini karena jam menunjukkan jam 2 lebih.

Nah, setelah selesai curug ini. Kami lansgung bersih-bersih dan pulang. Meski masih harus berjuang dengan jalan kaki kurang lebih 30 menit. Lumayanlah buat pemanasan untuk mendaki Gunung Sindoro di April besok. Jadi saya memang lagi rajin lari bukan lari dari kenyataan.

Hanya dengan Rp. 128.000,- Kamu Sudah Bisa Menikmati Keindahan Alam Dan Menambah Wawasan Serta Teman Baru.

Trip kali ini saya bergabung dengan pencinta jalan-jalan dengan tagline mencari cinta di setiap sudut jalanan. Ada Bang Faiz, Bang Bro (lupa namanya) dan Bro Pemegang Medali (lupa namanya), Mba Arni (founder), Bunda Tanzania dan Bunda Maria.

Makasih kakak dan abang-abang 🙂

Mereka semua adalah pakar-pakar jalan-jalan dan sebagian besar juga anggota Backpaker Jakarta dan Mantan Bakcpeker Jakarta. Wah, jadi banyak dapat info trip dah mimin. Kan mana tahu mimin dapat jodoh juga :), jadi nanti tripnya bareng ayang 🙁

  1. Sewa Angkot Rp. 400.000,- / per orang Rp. 60.000,-
  2. Tiket Masuk Rp. 15.000,-
  3. Jajan Rp. 36.000,-
  4. Tiket Transjakarta Rp. 7.000,- PP
  5. Tiket KRL Rp. 10.000,-

26 thoughts on “Menjelejahi Curug Cipeteuy, Segitiga dan Leuwi Anteng di Arca Domas Bogor

  1. perjalanan panjang yang bahagia dari priok ke Bogor menyusuri hutan pinus mengingatkan kenangan pada seseorang hehe

    sip jalan-jalan terus harus bisa dinikmati ya

  2. Jauh juga ya mas perjalanannya, heheh.
    Tapi gak papa sih, worth it lah ya dengan hasilnya.
    Kalo liat curug kayak gini seger banget, langsung pengen nyebur 😀

  3. Mw coment foto batu yang ganteng itu aja Om,di Curug yang bikin anteng katanya.

    Btw itu batu bisa berdiri apa rangkai sendiri..

  4. Suka banget liat curug anteng bikin adem mata..

    Wah..april mau ke sindoro ya mas..ditunggu ceritanya, sy kangen banget puncak sindoro

  5. Aduh viewnya seger semua. Aku sudah lama nggak ke air terjun. Lihat air aja sudah senang, bikin hati adem. Paling berendam kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *