Menikmati Pesona Alam yang Eksotis di Goa Jomblang Jogja

Tak dipungkiri jika kawasan Gunung Kidul Yogyakarta dipenuhi dengan segudang potensi wisata menarik, terutama wisata alam yang rata-rata masih sangat alami dan mempunyai daya tarik tersendiri, yang sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia. Salah satu destinasi alam menarik tersebut adalah  Goa Jomblang.

Goa Jomblang berada di wilayah Gunung Kidul, tepatnya di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Nah penasaran, kira-kira apa saja hal menarik dari goa Jomblang ini? Berikut beberapa diantaranya:

1. Goa Dengan ‘Pancaran Cahaya Surga’

Goa Jomblang memiliki daya tarik dan pesonanya tersendiri. Di goa ini terdapat ‘pancaran cahaya surga’ yang menyorot sebuah bukit karst  kecil di dalam perut goa. Untuk bisa memasuki perut Goa Jomblang, Anda diharuskan untuk mengenakan peralatan safety terlebih dahulu karena medan yang akan Anda lalui cukup sulit yakni dengan menuruni goa yang berbentuk vertikal.

Jika dilihat dari atas, Goa Jomblang nampak seperti sumur, sehingga ketika sampai di bawah, pancaran cahaya dari luar/atas menyorot ke dalam melalui mulut goa sehingga nampak seperti pancaran cahaya dari surga, terutama jika cuaca sedang cerah. Karena daya tariknya ini, tak heran jika Goa Jomblang pernah menjadi salah satu obyek wisata yang masuk dalam acara Amazing Race America 6 tahun silam.

2. Keindahan Di Balik Kengerian

Meski Goa Jomblang nampak indah, namun ternyata ada cerita bersejarah yang kelam di baliknya. Goa ini ternyata pernah menjadi lokasi pembunuhan massal ratusan anggota PKI. Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat, para anggota PKI tersebut dikumpulkan di bibir gua dengan tangan saling terikat, setelah salah satu orang ditembak, otomatis akan terjatuh ke dalam goa beserta yang lainnya.

Kisah ini sempat membuat masyarakat sekitar merasa tercekam, belum lagi cerita-cerita mistis tentang Goa Jomblang terus bergema hingga puncaknya, seorang penjelajah dinyatakan hilang secara misterius di goa tersebut. Masyarakat kemudian menggelar doa bersama di goa tersebut sekitar tahun 1990-an, setelah itu tidak ada lagi kejadian orang hilang disana.

3. Jalur Caving Goa Jomblang

Untuk dapat menjelajah isi Goa Jomblang, ada 4 jalur masuk yang disediakan, yakni jalur VIP (20 m) bagi para pemula, jalur A (80 m), jalur B (60 m), serta jalur C (40 m). Medan yang cukup sulit dan licin karena banyaknya lumut yang menutupi goa ditambah dengan cerita seram tentang goa ini membuat penjelajah akan merasa sedikit gentar untuk melakukan caving di goa ini. Namun dijamin semua rasa lelah dan kengerian akan terbayar begitu berhasil mencapai perut goa ini, karena memang keindahannya yang tak ada dua dan sulit dilupakan.

Saat menuruni goa, mata Anda akan dimanjakan dengan sekumpulan tanaman hijau yang besar-besar dan cukup rimbun disertai dengan lumut, membuat Anda merasa sedang memasuki sebuah hutan rimba. Setelah berhasil sampai ke dasar, Anda akan diajak oleh pemandu untuk menyusuri sebuah lorong dengan panjang kurang lebih 300 meter yang ternyata merupakan penghubung antara Goa Jomblang dengan Luweng Grubug dimana nantinya kita akan menemukan ‘Pancaran Cahaya Surga’.

Keindahan dari ukiran batu dalam perut goa dan suara gemericik sungai kecil di dalamnya, medan yang cukup sulit serta debar jantung kala mengingat kengerian di balik Goa Jomblang ini akan membuat perjalanan wisata Anda menjadi sangat berkesan dan sulit terlupakan.

4 thoughts on “Menikmati Pesona Alam yang Eksotis di Goa Jomblang Jogja

  1. Jogja banyak ya tempat destinasi wisatanta mas idris
    saya malah belum pernah sekalipun kesana
    lagi nabung pengen k lombok dulu tahun depan

  2. Baru baca aja sdh terasa mendebarkannya, TKP nya jauh apa dekat dari pusat kehidupan masyarakat sekitar? Atau hrs jalan kaki dl beberapa kilo baru bisa menuju gua ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *