Mengenal dan Kehilanganmu Adalah Anugerah yang Sangat Berharga di Hidupku

Kadang aku mulai bingung untuk menjawab semua pertanyaan tentang kehidupan asmaraku. Memilih untuk sendiri selalu menjadi jawaban andalanku. Selain untuk fokus mengejar impianku, menunggumu adalah alasan lain. Menunggu, sampai kapan. Akankah penantianku berujung manis?

Kadang aku berfikir, apakah penantian ini akan sia-sia? Atau akan berakhir dengan tragis tanpa ada kepastian atau mungkin akan berbuah manis yang akan menjadi kenangan paling indah di hidup ini. Kadang aku juga berfikir,  ingin membuka hati untuk orang lain yang datang silih berganti. Membuka lembaran baru, menata kembali kehidupanku  dan menutup kenangan tentang masa lalu dan juga tentang kamu.

Mungkin dengan mencoba membuka hati, kesendirianku akan sedikit terobati, kehampaan hidupku akan sedikit lebih berwarna dan hari-hariku juga akan sedikit lebih bahagia. Mungkin dengan mencoba membuka hati juga, patah hati juga yang akan menerpa, sakit karena mecintai juga akan mendera atau tangis yang tak tiada henti jua yang akan setia menemani.

Seandainya kita tak pernah saling kenal, mungkin aku tak akan sesedih ini ketika terjadi perpisahan

Tapi setiap kali aku mencoba hal itu, aku selalu gagal. Aku terlalu lemah dalam hal berbohong tentang sebuah rasa. Pergilah dari hatiku, terlalu banyak mimpi yang kau lukiskan. Terlalu banyak kisah yang kau goreskan dan terlalu banyak juga dusta yang kamu ucapkan.

Sejujurnya aku ingin melupakanmu saja, melupakan semua kenangan dan janji-janji manismu itu. Seandainya saja, ada obat yang paling mujarab untuk melupakanmu, akan kutebus dengan semua perjuangan meski harus dibayar dengan ribuan tetes air mata atau bahkan dengan kepiluan yang mendalam.

Kumohon pergilah, pergi dari  pikiran dan hatiku. Pergilah, aku menyerah. Aku akan mencoba membuka hati untuk dia. Seseorang yang selalu ada tapi ku sia-siakan, seseorang yang menyiapkan bahu untuk bersandar dan seseorang yang selalu menyapu air mata kala sedih.

Untukmu sosok yang pernah aku sia-siakan maafkan aku. Apa dayaku, sudah ku coba membuka hati tapi mungkin belum saatnya.  Jika kau lelah menunggu pergilah, aku tidak akan melarang. Karena aku tahu bagaimana sakitnya menanti.

Artikel ini merupakan kiriman dari  Maspupah Daulay. Artikel ini sudah di edit oleh admin, bagi kamu yang punya pengalaman hidup dan cerita atau apapun itu yang menarik, bisa bangat untuk hubungi saya.

6 thoughts on “Mengenal dan Kehilanganmu Adalah Anugerah yang Sangat Berharga di Hidupku

  1. Pergilah
    setelah baca ini saya langsung inget orang yang pernah saya sia siakan demi seseorang yang sebenrnya tidak pantas aku perjuangkan
    menyesal sudah tiada arti, waktu tidak akan pernah kembali.
    kalaupun kembalipun mungkin akan terjadi lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *