9 Destinasi yang Cantik dan Ciamik di Dieng, Negerinya Para Dewa Bersemayam

Selain Yogayakarta dan Semarang, salah satu tujuan favorite para traveler di Jawa Tengah adalah Dataran Tinggi Dieng. Memang keindahannya mampu menghipnotis semua mata yang memandangnya. Bahkan saya sendiri sudah tiga kali untuk eksplore Dieng tetap saja rasa ingin kembali selalu ada.

Dieng yang medapat julukan sebagai negerinya para dewa memang tak pernah bosan untuk dikunjungi, pesona alam yang tertata apik, gunung yang menjulang tinggi serta masayarakat yang ramah dan kaya akan budaya menjadikannya selalu menjadi primadona bagi wisatawan.

Pengalama gue traveling di Dieng : Rasanya Berkunjung ke Dieng, Seperti Kopi yang Bisa Membuat Candu

Selain terkenal dengan pemandangannya yang indah dan unik, Kawasan Dataran Tinggi Dieng  juga terkenal dengan hasil pertanian dan agrowisata yang menarik. Tempat Wisata Dieng berupa Dataran tinggi Dieng terkenal dengan penghasil kentang di jawa Tengah. Kentang hasil dari kawasan Dieng ini telah dinikmati di berbagai wilayah di Indonesia.

1. Sebelum Menjadi Saksi Hidupnya, Jadilah Saksi Hitup Dua Talaga Nan Cantik Si Talaga Warna dan Pengilon

Jika berkunjung ke Dieng, tentu dua talaga cantik ini mnejadi destinasi yang harus kamu sambangi. Bagiamana tidak, dalam waktu yang sama dan berdekatan kamu bisa langsung menikmatinya. Dua talaga yang manis ini hanya dipisahkansegerombolan rumput yang berbaris rata.

Talaga Warna via dok pribadi

Selama di dua talaga ini, kamu bisa berkeliling dan melihat berbagai patung dan goa serta pohon pinus yang berjajaran. Pokoknya dijamin, hati yang galau akan tenang ketika berkunjung kesini.

2. Jika Stress Sedang Memuncak, Berteriak Saja di Batu Pandang Dieng Dengan Sekencang-kencangnya.

Batu pandang dieng atau yang lebih terkenal dengan Bukit Batu Pandang Talaga Warna atau Batu Ratapan Angin memang menjadi primadona untuk mengabadikan kenangan kamu. Dari sini kamu bisa melihat dengan jelas dua talaga warna yang cantik.

Batu PandangDieng via dok pribadi

Untuk menuju kesini, kamu harus berjuang sebentar dengan cara mendaki kurang lebih 10 menit. Tapi jangan khawatir, lelah yang kamu rasakan akan terbayar lunas oleh pemandangan yang sangat mengagumkan. Selain itu, disini kamu bisa menjajal berbagai spot yang sangat menarik, mulai dari jemabatan merah putih sampai tebing-tebing yang menggoda.

3. Menikmati Senja yang Dapat Menenangkan Diri di Talaga Menjer Dieng, Kuy Lah Bro!

Memang belum sepopuler talaga warna, karena lokasinya memang agak jauh dari komplek wisata dieng sehingga sering terlupakan oleh para pelancong. Telaga Menjer sendiri sebuah telaga yang berbentuk dari sebuah letusan kaki gunung pakuwaja yang dulunya aktif. Sebelum terjadi letusan tersebut telaga menjer hanyalah mata air kecil dan sewaktu waktu airnya bisa meluas ketika terjadi hujan.

Talaga Menjer via instagram.com @azisrif

Awalnya Telaga menjer merupakan sebuah telaga buatan yang di fungsikan sebagai pembangkit listrik tenaga air oleh PLTA Garung. Seiring dengan dengan perkembangan waktu telaga menjer mulai di manfaat kan menjadi tempat wisata yang menarik.

4. Ada Juga  Talaga Merdada, Cocok Bangat Buat Kamu yang Suka Uji Adrenalin Dengan Main Kano

Talaga mardada merupakan talaga yang paling luas dibandingkan dengan talaga lainnya yang ada di kawasan dataran tinggi dieng. Agak uniknya juga sebenarnya mengenai penamaan merdada, “Merdada” merujuk pada dada yang mengandung arti lapang atau luas.

Talaga Mardada via instagram.com @buyung_pambudi

Dengan luas sekitar 25 hektare dan dikelilingi oleh dua bukit yaitu bukit Pangonan dan Bukit Semurup menjadikannya semakin eksotis, tapi sayangnya sumebr air talaga ini hanya bersal dari hujan sehingga pada musim kemarau telaga ini bisa jadi agak kering.

5. Mau Menambah Wawasan Tentang Dunia Percandian, Candi Mahabarata Dieng Wajib Kamu Telusuri

Bagi  kamu pecinta sejarah dan wisata artistik, tentu candi-candi yang ada di Dieng harus kamu telusuri dan menggali informasi sebanyak mungkin dan jangan sampai lupa juga untuk mengabadikan fhoto-fhoto candi tersebut sebagai bukti jika kamu seorang pecinta candi.

Kawasan Candi via instagram.com @fazri_safrudin

Di sebut sebagai candi Mahabarta karena hampir semua nama candi merujuk pada  tokoh pewayangan mahabarata. Mulai dari komplek Candi Arjuna, yang terdiri dari Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Pantudewa, Candi Sambadra dan Candi Srikandi. Di sisi lain ada komplek Candi Gatotkaca yang terdiri dari gugusan Candi Gatotkaca, Setyaki, Nakula, Sadewa, Gareng, dan Petruk. Namun karena runtuh, yang tersisa hanya candi Gatotkaca.

6. Kamu Gak Jago Mendaki Tetapi Ingin Menikmati Sunrise, Bukit Sikunir Tempat Terbaiknya

Bagi kamu yang tidak bisa mendaki gunung tetapi masih ingin menikmati indahnya sang mentari bangun dari peraduannya. Maka meluncurlah ke bukit Sikunir dan jika kamu beruntung kamu akan mendapatkan view yang sangat pantastik.

Bukit Sikunir via instagram.com @abdaurizki

Tetapi tetap saja kamu harus berjuang dengan sepenuh hati meski tak selelah mendaki gunung. Untuk cerita ketika saya dan teman-teman mengunjungi bukti sikunir dapat kamu cek Sini

7. Ingin menikmati keelokan Negeri di Atas Awan yang lebih menantang? Camping-lah di puncak gunung Prau dan nantikan terbitnya matahari di cakrawala

Selain Bukit Sikunir, ada lagi tempat istimewa untuk menyaksikan indahnya golden sunrise, yaitu di puncak Gunung Prau. Gunung Prau ini adalah gunung yang santai tapi menantang dengan puncaknya yang sangat luas. Tak heran jika di akhir pekan para pendaki berbondong-bondong nge-camp di atas sana, sampai-sampai puncaknya penuh tenda.

Gunung Prau via instagram.com @ibeth_zain

Ada dua jalur yang biasa dilewati pendaki, salah satunya adalah jalur pendakian melalui Desa Patak Banteng, Dieng. Jalur ini lumayan curam tapi juga jalur tersingkat untuk sampai ke puncak. Cukup 3 jam mendaki, kamu udah bisa sampai ke puncak. Makanya, gunung ini pas buat pendaki yang masih pemula

Untuk pengalaman gue mendaki di Gunung Prau belum sempat di tulis di www.anakkos.net karena kecapekan dulu jadi lupa dah pengalamannya.

8. Ada Pula Gardu Pandang Tieng yang membuatmu Seolah Bisa Menyentuh Awan

Kalau kamu gak keburu muncak ke Prau atau Bukit Sikunir, masih ada gardu pandang Tieng yang juga sanggup menampilkan keindahan matahari terbit dan negeri di atas awan dari Dieng Plateau.

Gardu Pandang tieng via instagram.com @diansatujuh

Dari gardu di ketinggian 1789 mdpl ini, kamu masih bisa menikmati indahnya gumpalan awan bergulung di bawah kakimu, menutupi pemandangan desa-desa yang serupa maket miniatur. Apalagi, gardu pandang ini mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan.

9. Sekali Seumur Hidup, Kamu Harus Menjadi Saksi Dieng Culture Festival yang Romantisnya Kebangatan

Sebagaimana namanya merupakan Festival Budaya dengan konsep sinergi antara unsur Budaya Masyarakat, Potensi Wisata Alam Dieng serta Pemberdayaan masyarakat lokal sebagai misi dasar pembentukan acara tersebut. Acara ini digagas oleh Kelompok sadar Wisata dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organsasi/ Dinas Terkait Kepariwisataan di Dieng.

Dieng Culture via nstagram.com @ikasartikaa

Dieng Culture Festival pertama kali iselenggarakan pada tahun 2010. Sebelumnya pernah diadakan acara serupa yang lebih dikenal dengan sebutan “Pekan Budaya Dieng“. Baru ketika memasuki tahun ketiga, Masyarakat lokal Dieng dan Kelompok Sadar Wisata berinisiatif untuk mengubah nama even tersebut menjadi Dieng Culture Festival.

Nah, itulah yang harus kamu sambangi jika menjelajahi dataran tinggi dieng, jika kamu ada pengalaman ketika traveling ke dieng, jangan sungkan untuk komentar ya.

Untuk artikel yang sama kami bisa cek di blog jalan-jalan.

9 thoughts on “9 Destinasi yang Cantik dan Ciamik di Dieng, Negerinya Para Dewa Bersemayam

  1. Dieng culture festival sangat layak untuk dikunjungi ya yang dulunya dikenal dengan pekan budaya dieng mungkin ada semacam pagelaran budaya setempat gitu ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *