4 Makna Tersembunyi di Balik Kalimat “Aku Tidak Bisa Hidup Tanpa Kamu”

Kehidupan saat remaja memang paling menyenangkan, tidak begitu banyak problematikanya. Masalah paling besar yang terjadi biasanya hanyalah soal cinta, hubungan yang kandas ditengah jalan, atau mungkin selalu jomblo karena sering ditolak. Cinta saat remaja itu di dalamnya terkadang terdapat bumbu-bumbu drama. Kalimat-kalimat rayuan, pujian, semua terlontar dari mulut. Tidak tau apakah itu hanya omong kosong saja atau tulus dari hati.

Tapi bicara soal kalimat – kalimat yang sering di lontarkan saat masih kasmaran. Ada satu kalimat yang sampai saat ini selalu menjadi pertanyaan saya

Aku Tidak Bisa Hidup Tanpa Kamu

Pertama kali saya mendengar kalimat ini, ketika teman saya menghubungi kekasihnya via telpon. Saat itu mereka berbicara panjang lebar, banyak kata-kata manis yang di ucapkan teman saya ini. Dan terdengarlah oleh saya satu kalimat “Yang, aku itu enggak bisa hidup tanpa kamu, jadi jangan tinggalin aku ya”.

Saya mendengarnya sedikit geli menahan tawa. Tapi saya tidak berani menanyakan langsung kepada teman saya tadi soal apa masksud kalimat aku tidak bisa hidup tanpa kamu. Tidak lama kemudian saya sering sekali menjumpai kalimat ini, dari status di media sosial, bahkan sinetron yang sering di tonton emak saya.

Berselang beberapa waktu teman saya yang ngomong aku tidak bisa hidup tanpamu tadi putus dengan pacarnya. Karena penasaran, saya terus mengamati benar atau tidak kalau teman saya ini tidak bisa hidup tanpa pacarnya.

Satu bulan setelah putus teman saya sudah punya pacar lagi dan hidup seperti biasa manusia normal. Akhirnya saya menyimpulkan sendiri kalimat yang selama beberapa minggu mengganggu dan selalu terngiang-ngiang di telinga ini.

Takut kehilangan

Disaat kasmaran semua kalimat rayuan sah saja diucapkan, meski terkadang diluar akal sehat juga. Kalimat aku tidak bisa hidup tanpa kamu bisa saja diartikan pasangan kamu takut kehilangan kamu. Saat dia masih sayang-sayangnya, yang didalam pikirannya hanya bagaimana jika dia hidup tanpa kamu. Mungkin akan terasa hampa dan tidak berwarna lagi.

Rasa takut kehilangan itu wajar, untuk pasangan yang baru dan cintanya masih hangat-hangatnya. Kalimat manis selalu terlontar di setiap pembicaraan, pujian mengalir setiap kesempatan.

Kalimat Gombal Tanpa Makna

Merasa bangga dan ingin terbang saat pasangan kamu mengucapkan kalimat aku tidak bisa hidup tanpa kamu. Jangan dulu percaya dengan kalimat semacam ini, mungkin saja bukan hanya kamu yang mendapatkannya.

Wanita sebelum kamu atau bisa disebut mantan terdahulunya juga mungkin mendapatkan kalimat semacam ini. Tapi pada akhirnya dia tetap bisa hidup, kalau tidak setelah hubungan kalian berakhir coba lihat apakah dia masih tetap hidup?.

Biasanya dia mengucapkan ini hanya untuk sekedar gombalan semata tanpa tujuan apapun, kalaupun kamu senang berarti dia berhasil. Kalupun tidak, bagi dia ini tidak masalah.

Sekedar Meyakinkan

Mungkin saja pasangan kamu ingin meyakinkan bahwa dia benar-benar sayang dan cinta kepada kamu. Dengan mengucapkan kalimat seperti itu dia merasa sudah meyakinkan kamu bahwa hidupnya bergantung dengan kehadiran kamu di sisinya.

Dia hanya ingin mengungkapkan tidak ada seseorang lagi dalam hidupnya dan seluruh cintanya hanya akan dberikan untuk kamu.

Hanya Kiasan Belaka

Bisa saja ungkapan aku tidak bisa hidup tanpa kamu hanya sebagai kiasan saja, tapi sebenarnya dia tidak benar-benar cinta, dia mengucapkan itu hanya untuk menutupi perasaannya agar kamu percaya bahwa dia benar-benar mencintai kamu.

Padahal perasaan sebenarnya tidak demikian, yang sebanarnya terjadi adalah sebaliknya dia merasa lelah dan bosan. Mungkin karena sifat kamu yang terlalu over protektif, setiap melangkahkan kaki harus selalu memberikan laporan harian.

Itulah beberapa kesimpulan yang saya buat sendiri, mungkin tidak semuanya benar namun sedikit mendekati kenyataan.

Tidak ada yang salah dengan kalimat itu, hanya saja sepertinya terlalu berlebihan untuk sebagai rayuan. Saya pernah menggunakan kalimat itu, tapi hasil akhirnya tidak mengenakan. Ini terjadi saat saya duduk di bangku SMA. Ilustrasinya begini “Akina, Aku enggak bisa hidup tanpa kamu”, jawaban yang saya dapatkan ternyata beigni “Apa sih Tam, enggak jelas banget kamu”(dengan wajah masam).

Tapi saya tetap percaya diri, karena saya mengungkapkan bukan dengan pacar ataupun teman dekat. Dia hanya tetangga saya yang kebetulan satu sekolah. Mungkin wajah saya kurang tampan seperti teman saya yang selalu gonta ganti pacar.

Untul artikel Selengkapnya kamu bisa baca di mysatnite.blogspot.co.id

Bagi kamu yang mempunyai artikel yang menarik, boleh bangat untk di post di sini yaa!!